Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
Briptu ER Yang Menembak Mati Seorang Warga Ternyata Pengawal Pribadi Kajari Sumba Barat
beritabali.com/kompas.com/Briptu ER Yang Menembak Mati Seorang Warga Ternyata Pengawal Pribadi Kajari Sumba Barat
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Brigadir Dua (Briptu) ER, anggota Kepolisian Resor Sumba Barat, yang menembak mati seorang warga bernama Ferdinandus Lango Bili (27), ternyata punya tugas khusus di instansi lain. Hal itu dibenarkan oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah (Polda) NTT Komisaris Besar Polisi Ariasandy.
Menurut Ariasandy, Briptu ER bertugas sebagai pengawal pribadi (Walpri) Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sumba Barat.
"Betul dia (Briptu ER) Walpri Kajari Sumba Barat," ungkap Ariasandy, kepada Kompas.com, Senin (9/1/2023) pagi.
Berdasarkan informasi dari Kepala Kepolisian Resor Sumba Barat, lanjut Ariasandy, Briptu ER bertugas sebagai Walpri Kajari Sumba Barat sejak September 2021. Karena tugasnya sebagai Walpri, maka ER dibekali senjata api yang senantiasa melekat di badannya.
Meski begitu, tindakan yang dilakukan Briptu ER tidak dibenarkan, sehingga tetap diproses sesuai ketentuan yang berlaku.
"Saat ini yang bersangkutan telah ditahan di Mapolres Sumba Barat, untuk diproses lebih lanjut," ujar dia.
Sejumlah saksi mata telah dimintai keterangan. Polisi juga telah menyita sejumlah barang bukti.
Yakni sepucuk senjata api jenis pistol HS-9 kaliber 9,9 milimeter, berwarna hitam dengan nomor seri H 258222, selongsong peluru dan sebuah magazen.
Sebelumnya diberitakan, Ferdinandus Lango Bili (27), warga Kampung Baku, Kelurahan Wolabaku, Kecamatan Loli, Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), tewas tertembak pistol milik salah satu anggota Polres Sumba Barat, Brigadir Satu (Briptu) ER.
"Kejadiannya Sabtu (7/1/2023) subuh," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah NTT Komisaris Besar Polisi Ariasandy, kepada Kompas.com, Minggu (8/1/2023) siang.(sumber: kompas.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4507 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2323 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1968 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1592 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1036 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun