Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 2 Juli 2026
Heboh Pegunungan Mekkah Arab Saudi Menghijau, Warganet Singgung Kiamat
beritabali.com/cnnindonesia.com/Heboh Pegunungan Mekkah Arab Saudi Menghijau, Warganet Singgung Kiamat
BERITABALI.COM, DUNIA.
Arab Saudi heboh ketika kawasan pegunungan Mekkah dilaporkan menghijau, pemandangan yang dianggap langka. Warganet pun heboh hingga menyinggung masalah kiamat.
Pemerintah Kota Mekkah mengunggah video yang menunjukkan pemandangan di kawasan pegunungan. Dalam video itu, pegunungan itu terlihat hijau ditumbuhi rumput dan ilalang. Di kejauhan, terlihat unta berjalan ke sana kemari.
"Pegunungan diselimuti tumbuhan hijau setelah hujan belakangan ini," demikian keterangan video yang diunggah di Twitter itu.
Media Saudi, Haramain Sharifain, melaporkan bahwa pegunungan ini menghijau karena hujan lebat yang mengguyur kawasan Mekkah beberapa pekan belakangan.
Begitu deras hujan yang mengguyur, Kementerian Pendidikan Saudi sampai-sampai beberapa kali menghentikan program sekolah tatap muka.
Namun, kolom komentar mengenai pemandangan di Mekkah ini dibanjiri warganet yang mengaitkan kabar tersebut dengan kiamat.
"Tanda-tanda kiamat," tulis seorang netizen mengomentari video yang diunggah Pemerintah Kota Mekkah.
Kolom komentar berita Haramain Sharifain juga dipenuhi komentar serupa. Salah satu warganet mengatakan Nabi Muhammad pernah bernubuat mengenai kehijauan di pegunungan Mekkah.
"Kiamat sudah dekat," tulis warganet itu.
Netizen lain ikut berkomentar, "Salah satu tanda kiamat. Tanah Arab menghijau lagi. Semoga Allah mengampuni kita."
Komentar serupa bermunculan di foto yang diunggah di akun Twitter resmi Masjid Suci. Salah satu komentar datang dari warganet Indonesia.
"'Tidak akan tiba hari Kiamat hingga tanah Arab kembali hijau penuh dengan tumbuhan dan sungai-sungai.' (HR Muslim)," tulis warganet itu.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun