Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
Antisipasi DBD di Musim Penghujan, Pemkot Denpasar Gencar Fogging
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Musim penghujan seperti saat ini membuat perkembangbiakan vektor penular DBD mengalami peningkatan yang sangat pesat.
Untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk, serta meminimalisir kasus Demam Berdarah khususnya di wilayah Denpasar Timur, Pemkot Denpasar melalui Dinas Kesehatan Kota Denpasar melakukan giat fogging di Lingkungan Pekandelan, Kelurahan Kesiman, Pada Senin (9/1/2023).
Giat fogging ini diselenggarakan karena sebelumnya terdapat dua orang yang positif Demam Berdarah Lingkungan Pekandelan. Giat ini turut diikuti Perangkat Kelurahan Kesiman, Kepala Lingkungan, Prajuru Adat serta Kader Jumantik Kelurahan Kesiman.
Lurah Kesiman, I Nyoman Nuada mengatakan, selain fogging, dia juga mengimbau masyarakat khususnya yang ada di Kelurahan Kesiman untuk senantiasa melakukan Gerakan 3M plus bersama Jumantik Mandiri dan Jumantik Kelurahan, serta melaksanakan pemantauan jentik dan menaburkan larvasida/Abate di tempat-tempat yang menjadi tempat perkembangan nyamuk.
"Dengan adanya kegiatan ini kami berharap kasus DB khususnya Kelurahan Kesiman dapat terkendali. Yang terpenting bagaimana muncul kesadaran semua lapisan masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan," katanya.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4507 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2323 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1968 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1592 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1036 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun