Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
Dandim Tabanan Arahkan Babinsa Untuk Ikut Pantau Bencana
BERITABALI.COM, TABANAN.
Komandan Kodim (Dandim) 1619/Tabanan Letkol Inf Riza Taufiq Hasan memberikan arahan pada bawahannya agar ikut memantau jika terjadinya bencana alam.
Apalagi saat ini kondisi cuaca masih tidak menentu. Hal itu disampaikan kepada jajarannya saat pertemuan di Makodim 1619/Tabanan pada Senin, (9/1).
“Kalau ada kejadian di wilayah masing masing segera lapor cepat,” ujarnya.
Ia juga memberikan penekanan khusus pada Babinsa agar sigap dengan wilayahnya. “Jangan sampai ada kejadian di wilayah masing masing malahan tidak tahu dan tahunya dari medsos,” terang Letkol Inf Riza.
Selain memberikan pengarahan, pertemuan ini diawali dengan dengan upacara pengibaran bendera Merah Putih di Makodim 1619/Tabanan. Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap hari Senin.
"Pengibaran sang merah putih dihadiri oleh seluruh jajaran,” ujarnya.
Tabanan termasuk salah satu kabupaten yang rawan bencana. Setidaknya beberapa kecamatan masuk kawasan rawan terjadi bencana alam seperti pohon tumbang dan tanah longsor seperti Kecamatan Baturiti, Penebel, Marga dan Pupuan.
Masuk pada 2023, sempat terjadi beberapa kali pohon tumbang yang menyebabkan kerugian material di Tabanan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4507 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2323 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1968 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1592 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1036 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun