Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
Kolaborasi Institusi Pendidikan Diperlukan untuk Peningkatan Kualitas Lulusan
BERITABALI.COM, BADUNG.
Dalam upaya meningkatkan kualitas lulusan di perguruan tinggi agar memiliki daya saing tinggi khususnya dalam menghadapi dunia kerja baik di dalam maupun di luar negeri, maka institusi pendidikan perlu saling berkolaborasi dalam mendidik mahasiswanya.
Hal ini bertujuan agar tercipta sumber daya manusia yang unggul serta siap diserap di dunia kerja di tengah persaingan global.
"Setidaknya para lulusan akan mampu berkompetisi di dunia kerja baik di dalam maupun di luar negeri nantinya," jelas salah satu akademisi sekolah pariwisata, Wakil Direktur Politeknik Internasional Bali, Dr. Paulus Herry Arianto, M.A, CBC dalam keterangannya melalui daring, Rabu (11/1) di Badung.
Dirinya menyampaikan, selain melakukan kolaborasi standarisasi penting juga diperhatikan dalam menghasilkan SDM yang siap menghadapi dunia kerja.
"Sangat penting menyelaraskan standar pendidikan dengan industri dunia kerja dewasa ini maupun yang akan datang," ujarnya.
Lebih lanjut dikatakan inovasi juga penting dilakukan agar mampu mengikuti zaman dalam menjalankan institusi pendidikan.
"Mengikuti sistem-sistem yang dinamis salah satu contohnya melakukan tes secara Online," pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4507 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2322 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1967 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1592 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1036 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun