Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 11 Agustus 2026
Whale Shiba Inu Punya SHIB Setara Rp11,1 Triliun
BERITABALI.COM, DUNIA.
Laporan terbaru dari akun pelacak investor whale WhaleStats mengungkap Shiba Inu (SHIB) adalah simpanan terbesar kedua antara daftar dompet Ethereum (ETH) terkaya per Februari 2023.
Analisa lima ribu alamat dompet Ethereum terbesar menunjukkan whale Shiba Inu menyimpan 50,9 triliun token SHIB senilai US$735 juta setara Rp11,1 triliun.
SHIB menduduki posisi kedua setelah Tether (USDT) sebagai simpanan terbesar para whale. USDT menguasai 17,28 persen dari total simpanan para whale senilai US$993 juta.
SHIB menyusul dengan porsi 16 persen dari total simpanan whale. Dompet whale tersebut termasuk bursa kripto terbesar seperti Binance, Coinbase, Robinhood dan WazirX.
SHIB merupakan token kedua paling lama disimpan oleh nasabah Coinbase, sementara posisi satu dipegang oleh Cardano (ADA). SHIB rata-rata disimpan oleh nasabah selama 121 hari.
Selain SHIB dan ADA, aset kripto lain yang disimpan oleh nasabah Coinbase adalah Bitcoin (BTC) dengan rata-rata durasi simpanan 115 hari. Hal ini menunjukkan popularitas SHIB di kalangan investor ritel.
Para whale mulai membangun posisi SHIB pada bulan Juni 2021 setelah token memecoin ini reli di kuartal pertama dan kedua tahun tersebut.
Sejak itu, beragam dompet seperti yang diberi nama Gimli dan BlueWhale0073 serta lainnya telah mengakumulasi jutaan dan milyaran token SHIB. Kendati harga SHIB anjlok pada tahun 2022, para whale tetap membeli token ini dan lanjut mengakumulasi simpanan.
Watcher Guru melaporkan, Gimli dan BlueWhale0073 menjadi sorotan pada tahun 2021 sebab kedua whale tersebut setia membeli SHIB setiap pekan selama hampir tiga bulan berturut-turut.
SHIB adalah satu-satunya token yang dibeli para whale sejak tahun 2021 setiap kali harganya turun dan meningkat. Pada tahun 2023, whale Shiba Inu membeli dan mentransfer SHIB hampir setiap pekan.
Perkembangan tersebut berarti para whale meyakini SHIB dapat memberikan hasil sesuai perkiraan dalam jangka panjang dan memberikan keuntungan senilai milyaran dolar.
Saat ini, SHIB diperdagangkan pada harga US$0,000014, menurun 3,6 persen dalam 24 jam terakhir. SHIB telah longsor 83,8 persen dari all-time high US$0,00008 yang dicapai pada bulan Oktober 2021.(sumber: blockhainmedia.id)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4472 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2266 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1571 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1434 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1019 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun