Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Bank BPD Bali Raih Penghargaan Prominent Awards 2026

Konsistensi Pertumbuhan dan Kinerja Solid

Kamis, 24 September 2026, 17:03 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/dok Bank BPD Bali/Bank BPD Bali Raih Penghargaan Prominent Awards 2026.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JAKARTA.

Prominent Awards 2026 kembali digelar oleh Metro TV, ajang apresiasi kali ini mengusung tema besar “Indonesia Berdaya”, Bank BPD Bali sebagai salah satu Bank Pembangunan Daerah yang berhasil meraih penghargaan untuk kategori Excellence in Regional Banking Performance and Sustainable Profit Growth atas konsistensi bank dalam menjaga kinerja keuangan yang sehat, tangguh, dan berkelanjutan.

Penghargaan tersebut diterima secara langsung oleh Direktur Bisnis Bank BPD Bali, Bapak I Nyoman Sumanaya, S.E., M.M., mewakili manajemen perseroan, dalam panggung penganugerahan yang digelar di Grand Studio Metro TV, Jakarta, Rabu malam (23/9/2026). 

Ajang tahunan ke-4 hasil kolaborasi Metro TV dan Salutee Consulting ini menjadi panggung apresiasi nasional bagi 33 penerima penghargaan yang terdiri atas institusi BUMN, BUMD, perusahaan swasta, hingga pimpinan lembaga yang mengukir dampak nyata bagi kemajuan negeri.

Semangat "Indonesia Berdaya" dan Apresiasi Bagi Pejuang Kinerja

Ajang yang dibuka oleh Direktur Utama Metro TV, Arief Suditomo, ini menghadirkan refleksi atas dedikasi para pimpinan dan institusi yang terus berkontribusi bagi pembangunan bangsa. Founder Prominent Awards sekaligus CEO Salutee Consulting, Arief Hidayat Thamrin, menegaskan bahwa penghargaan ini dirancang bukan sekedar sebagai selebrasi seremonial, melainkan pendorong motivasi nasional.

“Prominent Awards hadir dengan sebuah perbedaan —penghargaan ini membawa misi besar untuk memberikan motivasi dan membawa perubahan bagi Indonesia. Di tahun keempat ini, kami mengusung tema Indonesia Berdaya sebagai wujud keyakinan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila akan membawa bangsa ini semakin maju, sejahtera, dan berjaya. Selamat kepada seluruh penerima penghargaan yang selama ini telah bekerja dalam senyap, layaknya pahlawan tanpa tanda jasa, bagi kemajuan Indonesia. Semoga prestasi Bapak dan Ibu menjadi inspirasi yang menggerakkan semakin banyak insan Indonesia untuk berkarya dan memberi manfaat,” ujar Arief Hidayat Thamrin.

Penjurian Ketat dan Independen

Keberhasilan Bank BPD Bali meraih penghargaan skala nasional ini melalui proses penilaian independen, objektif, dan transparan. Penilaian dilakukan oleh Dewan Juri yang terdiri atas para pakar dan akademisi lintas bidang terkemuka di Indonesia, yaitu Prof. Dr. Martani Huseini, DEA, Guru Besar Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia; Prof. Dr. Istianingsih, S.E., S.H., M.Si., Ak, Guru Besar Ilmu Akuntansi Keuangan dan Wakil Rektor Universitas Bhayangkara Jakarta Raya; Dr. Triarko Nurlambang, M.A, Dosen dan Peneliti Senior Universitas Indonesia; Ir. Yuana Sutyowati, M.M, Pakar dan Praktisi di bidang pemberdayaan UMKM; serta Arief Suditomo, Direktur Utama MetroTV.

Melalui rekam jejak kepakaran para juri, kriteria penilaian tidak hanya berfokus pada capaian angka akademis dan finansial, tetapi juga mengukur tingkat integritas tata kelola, inovasi keberlanjutan, serta dampak sosial yang dihasilkan bagi masyarakat. Hal ini menegaskan bahwa penganugerahan yang diterima Bank BPD Bali didasari oleh kualitas fundamental perseroan yang solid.

Bersanding dengan Institusi Terkemuka Nasional

Dalam ajang Prominent Awards 2026, Bank BPD Bali menerima penghargaan bersanding dengan berbagai institusi terkemuka di Indonesia. Pada klaster BUMD dan Lembaga Negara, Bank BPD Bali sejajar dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan Bank Sulselbar. 

Sementara pada klaster BUMN dan swasta, penghargaan turut dianugerahkan kepada institusi besar seperti PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI), PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN), PT Permodalan Nasional Mandiri (PNM), PT Telkomsel, PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo), hingga PT Bank Central Asia Tbk (BCA).

Kehadiran Bank BPD Bali di antara deretan institusi nasional tersebut mempertegas bahwa kontribusi bank daerah mampu memberikan dampak signifikan yang sepadan dengan pilar-pilar ekonomi nasional lainnya.

Pencapaian Kinerja Keuangan Berkelanjutan

Apresiasi ini diberikan atas pencapaian kinerja keuangan Bank BPD Bali yang menunjukkan tren pertumbuhan positif serta kualitas fundamental yang terjaga secara konsisten. Pada tahun buku 2025, perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp1.101,47 miliar, tumbuh 25,39 persen secara tahunan (year-on-year/YoY), dengan kontribusi dividen bagi pembangunan daerah mencapai Rp826,10 miliar. Pertumbuhan positif tersebut berlanjut pada Semester I 2026 dengan perolehan laba bersih sebesar Rp755,75 miliar, atau meningkat 17,67 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Direktur Bisnis Bank BPD Bali, Bapak I Nyoman Sumanaya, S.E., M.M., menyampaikan bahwa raihan ini merupakan wujud dedikasi seluruh insan perseroan dalam mencapai kinerja dan menerapkan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) serta menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan di Bali.

“Penghargaan ini menjadi dorongan bagi seluruh insan Bank BPD Bali untuk terus menjaga prinsip kehati-hatian (prudential banking) dalam menjalankan fungsi intermediasi. Capaian kinerja keuangan yang berkelanjutan ini tidak lepas dari sinergi bersama pemerintah daerah, pelaku usaha, serta seluruh masyarakat nasabah. Kami berkomitmen untuk terus memperkuat peran bank daerah dalam mendorong pemulihan dan pertumbuhan ekonomi Bali,” ujar I Nyoman Sumanaya.

Selain pertumbuhan laba yang terukur, indikator kesehatan keuangan Bank BPD Bali berada pada posisi yang sangat aman dan solid. Posisi aset perseroan pada akhir 2025 tercatat sebesar Rp41,38 triliun dan meningkat menjadi Rp42,74 triliun pada Semester I 2026, yang ditopang utama oleh penyaluran kredit sebesar Rp25,85 triliun.

Kualitas permodalan dan manajemen risiko perseroan juga mencatatkan hasil yang prima. Posisi akhir 2025, rasio Kecukupan Modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) tercatat kokoh sebesar 29,30 persen dengan rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) gross terkendali rendah di tingkat 0,80 persen. 

Sementara itu, Net Interest Margin (NIM) berada pada posisi 6,33 persen dan rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) terjaga efisien pada tingkat 62,42 persen. Sedangkan rasio CAR per Juni 2026 tercatat sebesar 29,30 persen dengan rasio kredit bermasalah NPL gross di tingkat 0,94 persen, NIM berada pada posisi 5,89 persen dan rasio BOPO pada tingkat 58,86 persen.

Melalui pengelolaan rasio keuangan yang seimbang dan terukur, Bank BPD Bali optimistis dapat mempertahankan efisiensi operasional dan pertumbuhan portofolio secara berkelanjutan. Langkah ini sekaligus mempertegas komitmen Bank BPD Bali untuk terus hadir sebagai pilar utama pembangunan ekonomi daerah dan kontributor nyata dalam mendukung terwujudnya Indonesia Berdaya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: BPD Bali



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami