Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID: —


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Tutup PGTC 2026, Pertamina Dorong Peran Generasi Muda dalam Masa Depan Energi

Jumat, 25 September 2026, 16:53 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Tutup PGTC 2026, Pertamina Dorong Peran Generasi Muda dalam Masa Depan Energi.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

PT Pertamina (Persero) resmi menutup rangkaian Pertamina Goes to Campus (PGTC) 2026 pada 23 September 2026 di Auditorium MyPertamina, Universitas Pertamina, Jakarta. Program yang berlangsung lebih dari empat bulan ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan gagasan dan inovasi bagi masa depan energi Indonesia.

PGTC 2026 sebelumnya resmi dimulai melalui kick-off pada 21 Mei 2026 di Institut Teknologi Bandung (ITB). Rangkaian program kemudian berlanjut dengan berbagai kegiatan, termasuk roadshow di sejumlah wilayah Indonesia, kompetisi, serta aktivitas pembelajaran bagi mahasiswa.

Seremonial penutupan PGTC 2026 ditandai dengan Grand Final Energy Debate Championship (EDC), sekaligus awarding bagi para pemenang EDC dan Energynovation Ideas Competition (EIC). Babak final EIC telah digelar sehari sebelumnya di lokasi yang sama.

Grand Final dan awarding tersebut mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia yang telah mengikuti rangkaian kompetisi dan pembelajaran PGTC 2026. Para mahasiswa mendapat ruang untuk menunjukkan gagasan, kemampuan berdebat, serta inovasi di bidang energi.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri mengatakan PGTC menjadi jembatan antara ilmu pengetahuan di perguruan tinggi dengan tantangan nyata yang dihadapi industri energi.

“Saya masih ingat saat membuka PGTC di ITB bulan Mei lalu, saya titipkan pesan sederhana: stay curious, stay courageous. Hari ini saya tidak lagi hanya melihat rasa ingin tahu, tapi melihat bukti nyata keberanian adik-adik semua. Selama berbulan-bulan kalian belajar, berdebat, meneliti, menguji ide, dan menyempurnakan gagasan. Inilah makna dari Move Faster, Impact Further," ujar Simon.

Simon juga menekankan pentingnya keberanian generasi muda dalam mengembangkan gagasan dan inovasi untuk menjawab tantangan sektor energi.

“Tantangan energi Indonesia membutuhkan kontribusi bersama, termasuk generasi muda,” jelas Simon.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Dr. Khairul Munadi, S.T., M.Eng., mengapresiasi antusiasme mahasiswa dalam memberikan gagasan inovatif untuk menjawab tantangan ketahanan energi di masa depan.

"Adik-adik dilatih berpikir kritis, membangun argumen berbasis bukti, sekaligus berani menguji gagasan di hadapan publik. Melalui EIC, adik-adik ditantang melangkah lebih jauh, tidak hanya memahami persoalan energi, tetapi ikut menawarkan solusi. Inilah makna sebenarnya dari Dikti Saintek Berdampak atau Kampus Berdampak, bergeser dari sekadar menghasilkan keluaran menuju menghasilkan dampak," ujar Khairul Munadi.

Khairul Munadi menambahkan bahwa Indonesia membutuhkan generasi baru yang memandang energi dari berbagai aspek, mulai dari teknologi, ekonomi, lingkungan hingga keberlanjutan.

“Pesan saya, jangan berhenti pada kompetisi. Kompetisi hanyalah ruang eksplorasi. Dekatkan ilmu dengan persoalan nyata dan mulailah berkontribusi hari ini," tambahnya.

Melalui Energy Debate Championship (EDC) dan Energynovation Ideas Competition (EIC), PGTC 2026 mempertemukan kemampuan mahasiswa dalam mengkritisi dan mempertahankan gagasan melalui debat dengan kemampuan menciptakan solusi dan inovasi melalui karya di bidang energi.

Selain Grand Final dan awarding, penutupan PGTC 2026 juga menghadirkan kunjungan ke booth Pertamina Group serta booth karya para finalis EIC.

Booth finalis EIC menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperkenalkan karya dan gagasan yang dikembangkan sekaligus berinteraksi dengan para pemangku kepentingan di lingkungan Pertamina.

Rangkaian penutupan PGTC 2026 juga menjadi momentum apresiasi bagi sejumlah Subholding dan Anak Perusahaan Pertamina yang mendukung penyelenggaraan program tersebut. Sebanyak 16 entitas mendapatkan sertifikat apresiasi.

Dengan semangat "Energizing Acceleration for Future Impact", PGTC 2026 diharapkan terus menjadi bagian dari perjalanan generasi muda Indonesia dalam mengembangkan talenta, gagasan, inovasi, dan kontribusi bagi masa depan energi Indonesia.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: Pertamina



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami