Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Perdana Dalam 30 Tahun, Menlu Saudi Kunjungi Ukraina Bantu Rp6,1 Triliun

Selasa, 28 Februari 2023, 08:28 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/cnnindonesia.com/Perdana Dalam 30 Tahun, Menlu Saudi Kunjungi Ukraina Bantu Rp6,1 Triliun

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DUNIA.

Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud mengunjungi Ukraina untuk pertama kalinya sejak 30 tahun. Dalam lawatan ini, kerajaan dan Ukraina meneken dokumen berisi bantuan pemerintah Riyadh senilai US$400 juta atau sekitar Rp6,1 triliun.

Kunjungan itu terekam dalam sebuah video yang dirilis Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, Minggu (26/2). Ia berharap pertemuan ini akan mengintensifkan dialog yang saling menguntungkan,

"Terima kasih telah mendukung perdamaian di Ukraina, kedaulatan kami, dan integritas wilayah. Ini sangat penting bagi kami dan masyarakat kami," kata Zelensky, seperti dikutip CNN.

Sementara itu, Kepala Kantor Kepresidenan Ukraina Andriy Yermak menyebut pertemuan tersebut sukses.

Ukraina, lanjut dia, akan menerima bantuan nyata dari Arab Saudi.

"Kantor Kepresidenan menandatangani dua dokumen yang meresmikan paket bantuan senilai US$400 juta [atau sekitar Rp6,1 triliun ke Ukraina," kata Yermak.

Baca juga:
Ukraina">Raja Salman 'Turun Gunung' di Perang Rusia-Ukraina

Ia kemudian berujar, "[Sebanyak] US$100 juta [atau sekitar Rp1,5 triliun] untuk bantuan kemanusiaan dan $300 juta [Rp4,5 triliun] untuk produk minyak."

Dalam pertemuan itu, Yermak mengatakan Zelensky dan Faisal membahas soal drone yang dipasok Iran ke Rusia. Pesawat tak berawak tersebut juga menjadi senjata yang menghancurkan fasilitas minyak Saudi.

Iran memasok drone ke kelompok pemberontak Houthi di Yaman. Milisi ini kerap menyerang fasilitas minyak.

"Sejak tahun lalu, UAV [pesawat tak berawak] Iran yang sama telah dimiliki teroris Rusia dan telah menyerang infrastruktur energi Ukraina," ujar Yermak.

Saudi telah memposisikan diri sebagai pihak netral dalam konflik Rusia-Ukraina.

Pada 2022, Kerajaan memediasi pertukaran penahanan lima warga Amerika Serikat dan lima warga Inggris dari Rusia.(sumber: cnnindonesia.com)
 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami