Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Perdana Dalam 30 Tahun, Menlu Saudi Kunjungi Ukraina Bantu Rp6,1 Triliun
beritabali.com/cnnindonesia.com/Perdana Dalam 30 Tahun, Menlu Saudi Kunjungi Ukraina Bantu Rp6,1 Triliun
BERITABALI.COM, DUNIA.
Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud mengunjungi Ukraina untuk pertama kalinya sejak 30 tahun. Dalam lawatan ini, kerajaan dan Ukraina meneken dokumen berisi bantuan pemerintah Riyadh senilai US$400 juta atau sekitar Rp6,1 triliun.
Kunjungan itu terekam dalam sebuah video yang dirilis Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, Minggu (26/2). Ia berharap pertemuan ini akan mengintensifkan dialog yang saling menguntungkan,
"Terima kasih telah mendukung perdamaian di Ukraina, kedaulatan kami, dan integritas wilayah. Ini sangat penting bagi kami dan masyarakat kami," kata Zelensky, seperti dikutip CNN.
Sementara itu, Kepala Kantor Kepresidenan Ukraina Andriy Yermak menyebut pertemuan tersebut sukses.
Ukraina, lanjut dia, akan menerima bantuan nyata dari Arab Saudi.
"Kantor Kepresidenan menandatangani dua dokumen yang meresmikan paket bantuan senilai US$400 juta [atau sekitar Rp6,1 triliun ke Ukraina," kata Yermak.
Ia kemudian berujar, "[Sebanyak] US$100 juta [atau sekitar Rp1,5 triliun] untuk bantuan kemanusiaan dan $300 juta [Rp4,5 triliun] untuk produk minyak."
Dalam pertemuan itu, Yermak mengatakan Zelensky dan Faisal membahas soal drone yang dipasok Iran ke Rusia. Pesawat tak berawak tersebut juga menjadi senjata yang menghancurkan fasilitas minyak Saudi.
Iran memasok drone ke kelompok pemberontak Houthi di Yaman. Milisi ini kerap menyerang fasilitas minyak.
"Sejak tahun lalu, UAV [pesawat tak berawak] Iran yang sama telah dimiliki teroris Rusia dan telah menyerang infrastruktur energi Ukraina," ujar Yermak.
Saudi telah memposisikan diri sebagai pihak netral dalam konflik Rusia-Ukraina.
Pada 2022, Kerajaan memediasi pertukaran penahanan lima warga Amerika Serikat dan lima warga Inggris dari Rusia.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6040 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4707 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2672 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2366 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2253 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan