Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 9 Agustus 2026
Cegah Flu Burung, Distan Denpasar Gencarkan KIE dan Biosecurity
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemkot Denpasar melalui Dinas Pertanian terus menggencarkan upaya Pencegahan Penularan Virus Influenza A (H5N1) clade baru 2.3.4.4b yang dikenal sebagai Penyakit Flu Burung.
Hal ini dilaksanakan dengan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) serta Penyemprotan Biosecurity dengan menyasar unggas di Kota Denpasar. Upaya pencegahan kali ini menyasar Pasar Burung Satria dan Pasar Kumbasari, Jumat (3/3).
Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar, AA Bayu Brahmasta didampingi Kabid PKH, I Made Ngurah Sugiri saat dikonfirmasi Jumat (3/3) menjelaskan, langkah antisipasi pencegahan Virus Flu Burung ini dilaksanakan sesuai dengan Surat Edaran Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit tentang Kewaspadaan Kejadian Luar Biasa Flu Burung Clade Baru.
Sehingga Distan Kota Denpasar melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan hewan mengambil langkah cepat dengan menggelar KIE serta Penyemprotan Biosecurity dengan menyasar unggas di Kota Denpasar.
“Menindaklanjuti SE Kemenkes kami mengambil langkah cepat untuk mengantisipasi penularan Virus Flu Burung di Kota Denpasar, dua lokasi sudah disasar yakni Pasar Burung Satria dan Pasar Kumbasari,” ujarnya
Lebih lanjut dijelaskan, pelaksanaan KIE serta Penyemprotan Biosecurity akan digelar secara rutin dengan menyasar peternak, pengepul dan pedagang unggas baik itu ayam, bebek, dan burung.
Selain itu, turut diserahkan bantuan bahan biosecurity kepada para peternak, pengepul dan pedagang. Sehingga diharapkan secara berkelanjutan dapat mencegah penyakit pada unggas secara mandiri.
“Kami imbau kepada peternak, pengepul dan pedagang agar senantiasa mengawasi unggasnya, serta rutin melaksanakan penyemprotan biosecurity, sehingga kesehatan hewan terjamin,” ujarnya.
Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat, peternak, pengepul dan pedagang agar senantiasa melakukan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Tak hanya itu, masyarakat diimbau melaporkan kepada Dinas Pertanian, Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan bila ada kematian unggas secara mendadak dan dalam jumlah yang banyak di lingkungannya.
“Mari bersama-sama kita lakukan pencegahan serta selalu membudayakan PHBS, sehingga secara berkelanjutan dapat mencegah penularan Kasus Flu Burung,” harapnya.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4401 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 1809 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1496 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 982 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 917 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun