Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Dari Mobil Klasik hingga Kain Endek, Kreativitas Bali Bertemu di Gianyar

Sabtu, 19 September 2026, 23:14 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/dok Humas Pemprov Bali/Dari Mobil Klasik hingga Kain Endek, Kreativitas Bali Bertemu di Gianyar.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, GIANYAR.

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Putri Suastini Koster, mengapresiasi penyelenggaraan Tuksedo Auto and Fashion Gala 2026 di Tuksedo Studio, Gianyar, Jumat (19/9/2026).

Kegiatan tersebut mempertemukan kreativitas bidang otomotif dan fesyen sekaligus memberikan ruang bagi desainer untuk mengangkat kain tenun endek dan kain berciri khas Bali lainnya.

Putri Koster berharap kegiatan yang memberikan ruang bagi desainer dan pelaku industri kreatif dapat digelar secara konsisten dan berkelanjutan. Menurutnya, penguatan ekosistem fesyen Bali perlu berjalan beriringan dengan upaya mengangkat kekayaan kain tenun tradisional sebagai identitas budaya sekaligus produk bernilai tambah.

“Teruslah digaungkan, angkat juga kearifan tenun tradisional kita, hingga suatu saat Bali tidak hanya terkenal karena tariannya, tidak hanya terkenal dengan tembangnya, tetapi suatu saat nanti Bali bisa menjadi kiblat mode dunia selain negara-negara di Eropa,” ujar Putri Koster.

Fesyen Bali Butuh Konsistensi

Putri Koster menekankan pengembangan fesyen Bali membutuhkan proses, konsistensi, serta dukungan berbagai pihak. Menurutnya, pengembangan industri fesyen tidak dapat dilakukan secara instan.

Ruang berkarya dan promosi perlu terus diperluas agar karya desainer serta kain tradisional Bali semakin dikenal, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Ia mencontohkan kiprah desainer Bali, Nyoman Adi, melalui TAKSU yang memperoleh kesempatan memperkenalkan karyanya dalam agenda fesyen di luar negeri, termasuk Paris dan Jepang.

Pengalaman tersebut dinilai menunjukkan adanya peluang bagi desainer Bali dan kain tradisional Bali untuk mendapatkan ruang lebih luas di panggung internasional.

Karena itu, Putri Koster berharap semakin banyak desainer Bali yang tumbuh dan berani mengembangkan karya dengan tetap berpijak pada kekayaan budaya lokal.

“Semoga dari acara ini akan bangkit desainer-desainer Bali lainnya,” harapnya.

First Lady Dipadukan dengan Kain Endek

CEO Tuksedo Studio, Pudji Handoko, mengatakan Tuksedo Auto and Fashion Gala 2026 juga menjadi momentum peluncuran First Lady, kendaraan yang dirancang di Bali dengan konsep terinspirasi dari mobil klasik era 1930-an dan pengaruh gaya Art Deco.

Peluncuran kendaraan tersebut dipadukan dengan peragaan busana yang menampilkan karya para desainer menggunakan kain tenun endek Bali dan kain berciri khas Bali lainnya. Perpaduan otomotif dan fesyen tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan kreativitas lintas bidang dalam satu panggung.

Melalui dukungan terhadap ruang kreativitas seperti Tuksedo Auto and Fashion Gala, Dekranasda Provinsi Bali mendorong pengembangan karya berbasis budaya serta pemanfaatan kain tradisional Bali dalam industri kreatif.

Upaya tersebut diarahkan untuk memperluas ruang bagi perajin dan desainer sekaligus meningkatkan nilai tambah serta daya saing produk kerajinan Bali.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: Humas Bali



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami