Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 April 2026
Aksi Bule Turunkan Celana Diduga di Puncak Gunung Agung Sudah Tak Bisa Ditolerir
bbn/tangkapan layar medsos/Aksi Bule Turunkan Celana Diduga di Puncak Gunung Agung Sudah Tak Bisa Ditolerir.
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Unggahan tak senonoh seorang warga negara asing menurunkan celana yang diduga terjadi di Puncak Gunung Agung, Karangasem, Bali menjadi sorotan dan membuat geram banyak pihak.
Tak terkecuali Bupati Karangasem, I Gede Dana. Saat mengetahui informasi tersebut, ia mengatakan aksi tersebut sangat tidak etis untuk dilakukan, mengingat Gunung Agung sangat disucikan oleh umat hindu di Bali.
"Ini sudah tidak etis, ini jangan dibiarkan. Kesucian Gunung Agung harus dijaga," kata Bupati Gede Dana, dihubungi, Senin (20/3/2023).
Atas kejadian tersebut, ia meminta kepada para pemandu agar betul - betul mengawasi tamunya saat melakukan aktivasi pendakian di Gunung Agung.
Selain itu, dalam waktu dekat ini pihaknya juga akan mengundang para bendesa adat untuk diajak membahas dan membuat mekanisme terkait aktivitas pendakian di Gunung Agung.
Sementara itu, Bagian Humas Pura Pasar Agung, Desa Sebudi, Selat, Karangasem, I Wayan Suara Arsana juga angkat bicara terkait aksi Bule tersebut. Pihak juga mengaku akan segera berkoordinasi dengan Bendesa Adat dan Pelaku Pariwisata untuk menyikapi fenomena tersebut.
"Selaku humas pura pasar agung, merasa kecolongan dengan kejadian tersebut, kita akan segera koordinasi dengan bendesa adat setempat dan pelaku wisata. Ini sudah tidak bisa ditolerir kelakuannya. Jangan sampai ada yang berulah lagi," kata Suara Arsana.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3862 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1814 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang