Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Codex Sassoon, Alkitab Ibrani Tertua Bakal Dilelang Hingga Rp760 M

Kamis, 23 Maret 2023, 07:00 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/cnnindonesia.com/Codex Sassoon, Alkitab Ibrani Tertua Bakal Dilelang Hingga Rp760 M

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DUNIA.

Alkitab Ibrani tertua di dunia bernama Codex Sassoon dipamerkan selama sepekan di Tel Aviv, Israel, sebelum dilelang di New York pekan depan. Codex Sasson adalah salah satu dari dua manuskrip berisi 24 buku dari Perjanjian Lama dalam Alkitab, yang bertahan hingga era modern. Diperkirakan manuskrip tersebut berusia 1.100 tahun.

Spesialis teks Yahudi di rumah lelang Sotheby's, Sharon Mintz, mengatakan penanggalan karbon dan analisis lainnya menunjukkan bahwa Codex Sassoon ditulis sekitar tahun 900.

Menurut sebuah akta, Alkitab berbahasa Ibrani ini dijual pada tahun 1000 M, kemudian disimpan di sebuah sinagoga sampai sekitar tahun 1400.

Manuskrip ini sempat menghilang selama sekitar 500 tahun. Namun kitab tersebut muncul lagi pada tahun 1929, ketika ditawarkan untuk dijual kepada salah satu kolektor manuskrip Ibrani bernama David Solomon Sassoon.

"Apa yang Anda lihat di sini adalah teks standar Alkitab Ibrani yang akurat, ditulis lebih dari 1.000 tahun lalu dan masih akurat sampai sekarang," kata Mintz mengutip AFP.

Menurut Sotheby's, Codex Sassoon jauh lebih lengkap daripada Codex Aleppo yang berasal dari era yang sama.

Setelah dipamerkan selama sepekan, Codex Sassoon akan dilelang di New York dengan perkiraan harga antara US$ 30 juta hingga US$ 50 juta (setara Rp760 miliar).(sumber: cnnindonesia.com)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami