Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 16 Mei 2026
Insiden Nyepi di Sumber Klampok, KMHDI Bali Minta Sanksi Tegas Tak Sebatas Minta Maaf
beritabali/ist/Insiden Nyepi di Sumber Klampok, KMHDI Bali Minta Sanksi Tegas Tak Sebatas Minta Maaf.
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Menyikapi ramainya permasalahan saat pelaksanaan Nyepi tahun Caka 1945 di Desa Sumber Klampok, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, Bali. Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) Bali turut angkat bicara terkait kegaduhan yang terjadi di ujung barat wilayah Buleleng tersebut.
Ketua Pimpinan Daerah (PD) KMHDI Bali Putu Esa Purwita menyebut aksi menerobos pengamanan pecalang saat Hari Raya Nyepi di Sumber Klampok dengan berkendara dengan tujuan bersenang senang tentu menyakiti hati masyarakat Bali.
Untuk itu perlu dilakukan sebuah tindakan tegas oleh pihak adat, kepolisian, serta FKUB untuk menimbulkan efek jera agar kejadian serupa tidak terulang lagi.
"Sanksi tegas berupa hukum positif perlu diberikan dan tidak sebatas permintaan maaf," kata Ketua PD KMHDI Bali Putu Esa Purwita, dalam poin pernyataan sikapnya.
Selain itu, kata Esa insiden ini juga menjadi autokritik bagi masyarakat Hindu Bali agar melaksanakan seluruh aturan dalam catur brata penyepian.
Untuk diketahui aksi ngotot sejumlah warga di Desa Sumberkelampok, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali melawan barisan pecalang saat hari raya nyepi viral di media sosial. Puluhan warga bahkan bersorak sorai ketika sukses menembus pecalang.
Dari kejadian tersebut dua orang warga sudah diamankan. Mereka adalah Mereka adalah Ahmad Zaini dan Muhamad Rasyad. Mereka pun telah meminta maaf dihadapan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Buleleng, Camat Gerokgak, Kapolsek Gerokgak, Perbekel Desa Sumberklampok, Kelian Desa Adat Sumberklampok, Kesbangpol Kabupaten Buleleng dan sejumlah perwakilan pecalang.
Namun demikian, desa adat sumberkelampok akan menggelar paruman adat terlebih dahulu pada Jumat (24/3/2023) malam nanti, untuk mengambil langkah penyelesaian yang tepat dan berdampak positif.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1385 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1053 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 898 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 797 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik