Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 16 September 2026
Bayi Laki-laki Ditemukan di Depan Pintu Rumah Warga
BERITABALI.COM, NTB.
Bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan masih hidup dengan ari-ari yang belum terpotong dan terbungkus kain, di depan pintu rumah salah satu warga di Dusun Gubuk Baru, Desa Jelantik, Lombok Tengah, pada Selasa (4/4).
Kapolsek jonggat Iptu Bambang Sutrisno mengatakan, bayi pertama kali ditemukan warga bernama Habibah.
Habibah menceritakan, dirinya kaget ketika membuka pintu rumahnya pada pagi pukul 06.00 WITA. Dan melihat bayi terbungkus kain. Habibah kemudian menghubungi kepala dusun (Kadus) setempat.
"Babinkamtibmas dan Babinsa Desa Jelantik kemudian bersama-sama warga membawa bayi malang ini ke Puskesmas Ubung, " terang Kapolsek Iptu Bambang Sutrisno, Rabu (5/4).
Dokter jaga Puskesmas Ubung menjelaskan ciri fisik bayi dimaksud. Yakni berat badan 1,5 kilogram, panjang 41 sentimeter, lingkar kepala 28 sentimeter, kulit putih dan dilahirkan sekitar kurang dari 10 jam sejak ditemukan.
Berdasarkan hasil pemeriksaannya bayi tersebut dinyatakan dalam kondisi lemah dan harus dirujuk ke RSUD Praya.
"Saat ini kepolisian sudah menerima laporan dari warga. Polsek Jonggat langsung melakukan olah TKP di tempat penemuan bayi, " jelas Kapolsek lagi.
Saat ini pelaku dari pembuangan bayi berjenis kelamin laki-laki masih dalam tahap lidik.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5443 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3451 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2296 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1096 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan