Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 19 Juni 2026
Rudal Rusia Hantam Rumah di Zaporizhzhia, Seorang Ayah dan Putri Tewas
beritabali.com/cnnindonesia.com/Rudal Rusia Hantam Rumah di Zaporizhzhia, Seorang Ayah dan Putri Tewas
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seorang bapak 50 tahun dan putrinya yang masih berumur 11 tahun tewas setelah rudal Rusia menghantam salah satu rumah di Kota Zaporizhzhia, Ukraina, pada Minggu (9/4).
"Musuh melancarkan serangan rudal ke Zaporizhzhia dan membunuh keluarga Ukraina lagi," ujar kepala Layanan Darurat Ukraina, Sergiy Kruk, seperti dilansir AFP.
Kepala Dewan Kota Zaporizhzhia, Antoliy Kurtiev, melaporkan anak perempuan tersebut meninggal dunia saat sedang dibawa menggunakan ambulans.
Ibu sang anak berhasil diselamatkan dari timbunan puing-puing bangunan. Namun, Presiden Volodymyr Zelensky mengatakan ibu itu dalam kondisi serius di rumah sakit.
"Beginilah negara teroris menghabiskan Minggu Paskah mereka. Begini cara Rusia membuat diri mereka semakin terisolasi dari dunia, dari kemanusiaan," ucap Zelensky.
Putri sulung keluarga tersebut tak berada di rumah saat serangan terjadi. Dengan demikian, ia selamat dari hujaman rudal Rusia tersebut.
Kurtiev menjabarkan secara keseluruhan, dua rudal Rusia menghantam bangunan tempat tinggal di Zaporizhzhia di hari itu. Menurutnya, serangan itu juga menghancurkan jendela dan atap-atap bangunan puluhan rumah di sekitarnya.
Zaporizhzhia sendiri merupakan salah satu dari empat kawasan di Ukraina yang dicaplok secara sepihak oleh Rusia tahun lalu.
Selain Zaporizhzhia, tiga kawasan lainnya yang dicaplok mencakup Luhansk, Donetsk, dan Kherson.
Meski Rusia sudah mendeklarasikan pencaplokan, Ukraina sebenarnya masih menguasai sebagian daerah di keempat wilayah tersebut.
Rusia pun masih terus melancarkan serangan demi merebut wilayah-wilayah itu secara utuh.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun