Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
FDD UHN IGB Sugriwa Denpasar Bedah Society 5.0 Dalam Berbagai Perspektif
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Fakultas Dharma Duta Universitas Hindu Negeri (FDD UHN) I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar menyelenggarakan seminar internasional dengan tema Human Relationship in Society 5.0 on Tourism, Communication, Law, Business, Culture and Social Science pada Jumat (12/5) di Swiss-bel Resort Watu Jimbar.
Adapun pembicara dalam seminar tersebut adalah Prof. Dr. I Nyoman Dharma Putra, M.Litt., dari Universitas Udayana sebagai Keynote speaker. Adapun para Pembicara, yakni Asst. Prof. Dr. Phrakhrusutheejariwayat dari Mahamakut Buddhist University. Ia memaparkan materi dengan tema 'Human Relationship in Society 5.0 in Buddhist Perspective'.
Kemudian, Prof. Dr. Pamela Singla dari University of Delhi membawakan materi tentang 'Human Relationship in Society'. Prof. Dr. Nik Norma Nik Hasan, Ph.D dari Universiti Sains Malaysia memaparkan tentang 'Islam, Culture, and the Environment a Snapshot of the Malays in Malaysia'. Sedangkan Prof. D.Phil. Hermin Indah Wahyuni, S.IP., M.Si. dari Universitas Gadjah Mada menerangkan tentang 'Human Relationship in the Society of 5.0.
Rektor UHN Denpasar Prof. Dr. I Ngurah Sudiana, M.Si. mengapresiasi Fakultas Dharma Duta yang telah menyiapkan dan melaksanakan seminar internasional ini. Rektor mengungkapkan, tema yang diangkat dalam seminar ini sangat relevan dan penting bagi kehidupan masyarakat saat ini.
Apalagi terkait Society 5.0 yang menjadi salah satu bahasan menarik akhir-akhir ini. Diharapkan, seminar menjadi media dalam memunculkan dan mengolah ide serta gagasan yang bermanfaat dalam mewujudkan harmonisasi hubungan antarmanusia di dunia.
Di sisi lain, kegiatan ini juga menurutnya merupakan bagian dari semangat menuju World Class University yang tengah dicanangkan UHN IGB Sugriwa serta Moderasi Beragama, sejalan dengan program Kementerian Agama RI.
Rektor pun mengajak seluruh sivitas akademika untuk saling bahu-membahu, bekerja keras demi kemajuan UHN Sugriwa. "Mari bersama-sama berjuang dengan seluruh kemampuan agar sejajar dengan perguruan tinggi berkelas internasional lainnya di seluruh dunia. Dengan kerja keras dan kebersamaan, pasti bisa tercapai," tegasnya.
Turut hadir dalam seminar, Wakil Rektor II, Prof. Dr. I Nyoman Yoga Segara, S.Ag., M.Hum; Kepala Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan, Dra. Ni Wayan Rustawati, M.Ag; Dekan Fakultas Dharma Duta, Dr. Drs. I Nyoman Ananda, M.Ag; Ketua LPM, Dr. Dra. Ida Ayu Tary Puspa, S.Ag., M.Par; Wakil Direktur Pascasarjana, Dr. I Nyoman Alit Putrawan, S.Ag., M.Fil.H., para wakil dekan, ketua dan sekretaris jurusan, dosen dan pegawai, serta ratusan peserta dari perguruan tinggi lainnya dan mahasiswa.
Pada kesempatan itu, dilaksanakan pula penandatanganan MoU antara UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar dengan Mahamakut Buddhist University.
Prof. I Nyoman Dharma Putra menyampaikan dalam materinya bahwa revolusi industri menjadi bagian penting dalam sejarah kehidupan manusia. Dalam tiga abad terakhir, telah terjadi lima tahapan industri revolusi. Awalnya butuh satu abad dari Revolusi industri 1.0 ke 2.0 ke 3.0.
Kemudian, dari revolusi industri 3.0 ke 4.0 butuh waktu kurang dari setengah abad. Hebatnya dari revolusi industri 4.0 ke 5.0 butuh waktu kurang dari satu dasawarsa. Revolusi industri terbukti telah meningkatkan secara luar biasa jumlah orang bepergian di seluruh dunia sehingga studi tentang pariwisata tidak dapat dipisahkan dari karakteristik industri revolusi itu sendiri.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1437 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1091 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 933 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 829 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik