Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 29 September 2026
Tiga Pelaku Pencurian Mesin Pompa Air di Jembrana Diringkus
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Tiga orang pria yang diduga terlibat dalam kasus pencurian mesin pompa air ditangkap oleh aparat kepolisian di wilayah Jembrana.
Dalam operasi yang dilakukan oleh tim kepolisian Mapolsek Mendoyo, dua pelaku pencurian dan seorang penadah ditangkap dengan bukti-bukti yang cukup kuat.
Para pelaku yang diamankan adalah Komang Ari Wiwekananda alias Tu Geguk (31) dan I Gede Astika Negara alias Deglug (49), keduanya berasal dari Kecamatan Mendoyo.
Mereka diduga terlibat dalam serangkaian pencurian sembilan unit mesin pompa air milik perusahaan tambak yang berlokasi di Desa Yeh Embang, Kecamatan Mendoyo. Para pelaku berhasil menggondol mesin-mesin tersebut selama periode April hingga pertengahan Mei 2023.
Informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa perusahaan tersebut telah kehilangan pompa mesin sebanyak empat kali sebelumnya. Setiap unit mesin memiliki nilai sekitar Rp6 Juta, sehingga perusahaan mengalami kerugian total mencapai Rp48 Juta akibat aksi para pelaku.
Kapolsek Mendoyo, Kompol I Putu Suarmadi, menjelaskan bahwa pencurian mesin pompa air terjadi di gudang tambak milik PT. Triwita Bahari. Untuk mengantisipasi kejadian serupa, pihak keamanan perusahaan telah memasang perangkap dengan menghubungkan mesin-mesin yang masih ada dengan botol. Ketika pelaku mencoba mengambil mesin, botol tersebut akan jatuh sebagai tanda peringatan.
Pada Jumat, 19 Mei 2023 tengah malam, petugas jaga berhasil menangkap basah dua pelaku saat mereka sedang melakukan aksinya. Tu Geguk kedapatan mengangkat satu unit mesin pompa, sementara Deglug berperan sebagai pengawas di lapangan. Kedua pelaku kemudian diserahkan kepada polisi untuk proses hukum selanjutnya.
Dalam proses interogasi, diketahui bahwa kedua pelaku telah melakukan aksi pencurian ini sebanyak empat kali. Total barang bukti yang berhasil diamankan berjumlah sembilan unit mesin pompa, yang mereka curi selama satu setengah bulan.
Usai penangkapan, polisi melakukan pengembangan kasus ini. Diketahui bahwa modus operandi pelaku adalah merusak dinding gudang yang terbuat dari kawat besi, lalu masuk melalui lubang yang telah dibuat. Tu Geguk bertugas mengambil mesin dan menyerahkannya kepada Deglug di luar gudang, yang kemudian mengangkut hasil curian dengan menggunakan sepeda motor matik.
Hasil curian tersebut kemudian dijual kepada seorang tukang dinamo bernama I Ketut Suriana alias Beng, yang tinggal di Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo. Pelaku penadah ini membeli setiap unit mesin dengan harga 900 ribu.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8540 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5897 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3697 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2530 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar