Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Kalung Gigi Megalodon Ditemukan di Bangkai Kapal Titanic
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sebuah kalung gigi hiu megalodon ditemukan di bangkai kapal Titanic. Kalung itu ditemukan di reruntuhan Titanic dalam proses pemindaian digital bawah laut.
Menurut Magellan, sebuah perusahaan investigasi perairan yang melakukan pemindaian, kalung itu telah berada di dasar laut selama lebih dari 100 tahun setelah tenggelamnya Titanic pada 1912.
Gambar dari pemindaian menunjukkan kalung emas dengan gigi megalodon, yang secara ilmiah dikenal sebagai Otodus megalodon, hiu prasejarah yang hidup lebih dari 23 juta tahun lalu.
Megalodon dikenal sebagai hiu terbesar dan tercepat yang pernah ada. Megalodon juga bisa memakan orca si paus pembunuh hanya dalam lima gigitan.
Kalung gigi megalodon itu ditemukan oleh Magellan selama proyek untuk menghasilkan pemindaian digital Titanic ukuran penuh, yang menurut perusahaan adalah proyek pemindaian bawah air terbesar dalam sejarah.
Richard Parkinson, CEO Magellan, mengatakan penemuan itu sangat indah dan menakjubkan.
"Apa yang tidak dipahami secara luas adalah bahwa Titanic terbagi menjadi dua bagian dan terdapat puing-puing berukuran tiga mil persegi antara haluan dan buritan," kata Parkinson kepada ITV News, mengutip CNN.
"Tim memetakan lapangan dengan sangat detail sehingga kami dapat memilih detail itu."
Awal bulan ini, pemindaian digital bangkai kapal Titanic dirilis secara detail. Magellan dan pembuat film Atlantic Productions mengatakan tim ilmuwan menggunakan pemetaan laut dalam untuk menciptakan "Digital Twin" yang tepat dari bangkai kapal Titanic untuk pertama kalinya.
"Para ilmuwan berhasil mengungkapkan detail tragedi itu dan mengungkap informasi menarik tentang apa yang sebenarnya terjadi pada awak dan penumpang pada malam yang menentukan itu pada 14 April 1912," tulis Magellan dalam keterangan pers awal Mei lalu.
Titanic merupakan kapal laut terbesar yang beroperasi pada pada masanya dan disebut sebagai kapal yang tidak bisa tenggelam.
Nahas, kapal menabrak gunung es di samudera Atlantik dan tenggelam hingga menewaskan lebih dari 1.500 penumpang. Berita tenggelamnya Titanic mengejutkan dunia dan memicu kemarahan atas kurangnya sekoci di kapal.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5852 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2570 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2213 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan