Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 1 Juli 2026
'Jengah' Tak Lulus Polisi, Gede Hendra Buat Patung Bung Karno Raksasa dari Kayu
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Pemuda asal Buleleng, I Gede Hendra Sujana (19), tak patah arang untuk mengabdikan diri untuk bangsa. Meskipun sebelumnya sempat gagal ikut tes menjadi anggota Polri, kini memutuskan untuk menekuni dunia seni.
“Dulu pernah ikut test rekrutmen anggota Polri, tapi tak lulus,” kenang Gede Hendra, Rabu (7/6).
Setelah diberi pemahaman oleh ayahnya, Gede Hendra kemudian paham, bahwa jalan hidup tak harus jadi pegawai.
Apalagi berdarah seni dari ayahnya, Gede Hendra langsung tancap gas menekuni dunia seni seperti ayahnya. “Mengabdi untuk negara tidak mesti menjadi pejabat negara, kita juga bisa wujudkan pengabdian lewat seni,” ungkapnya.
Motivasi ayahnya pun terbukti membuat semangat baru bagi Gede, untuk mengabdikan diri untuk negara lewat seni.
Bahkan dalam tiga tahun ke depan, bersama teman-temannya akan mewujudkan karya monumental berupa patung Bung Karno Raksasa. Rencana ukuran tinggi 17 meter dan lebar bentangan sayap Garuda 11,5 meter.
“Ini ditarget selesai dalam waktu tiga tahun, dan saat ini baru tergarap 20 persen saja,” jelasnya.
Patung Bung Karno, tokoh nasional ini dibuatnya di showroom Sari Timbul, di Banjar Pujung Kaja, Desa Sebatu, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar menggunakan bahan kayu jati.
Kayu pilihan dengan kualitas super hingga diharapkan dapat bertahan hingga puluhan bahkan ratusan tahun.
Jenis kayu jati ini juga didatangkan dari berbagai wilayah penghasil kayu jati berkualitas. “Kami menggunakan kayu jati pilihan untuk mewujudkan hasil karya monumental berkualitas,” imbuh dia.
Gede Hendra Sujana, kini juga menginspirasi teman temannya untuk bisa berkarya dan mengabdi dari berbagai bidang.
“Ada harapan semoga dengan karya ini memberikan motivasi buat generasi muda untuk selalu ingat perjuangan para pahlawan dan meningkatkan rasa cinta terhadap bangsa,” tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun