Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 15 September 2026
Dito Soal Panggilan Kejagung: Saya Tak Tahu Apa-Apa, Kita Datang Saja
beritabali.com/cnnindonesia.com/Dito Soal Panggilan Kejagung: Saya Tak Tahu Apa-Apa, Kita Datang Saja
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo mengaku bakal memenuhi panggilan Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait kasus dugaan korupsi proyek tower BTS BAKTI Kominfo yang menjerat mantan Menkominfo Johnny G. Plate.
Dito mengatakan tak ada persiapan khusus untuk pemeriksaan di Kejagung. Ia mengklaim tak tahu apapun terkait kasus dugaan korupsi tersebut.
"Tidak ada [yang disiapkan]. Karena benar-benar sumir, dan saya tidak tahu apa-apa, nanti kita datang saja," kata Dito di Istana Negara, Jakarta, Senin (3/7).
Dito menyebut kedatangannya ke Istana selain untuk menerima atlet ASEAN Para Games 2023, juga melapor kepada Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno terkait agenda pemeriksaannya di Kejagung.
Namun, ia mengaku dirinya tidak melapor ke Presiden Joko Widodo lantaran dugaan penerimaan uang yang dituduhkan kepadanya terjadi sebelum dirinya ditunjuk sebagai Menpora.
"Takutnya kan wartawan kan rame ya, takutnya bisa mengganggu isu-isu nasional jadi saya melaporkan," ujarnya.
Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung Febrie Ardiansyah sebelumnya juga telah membenarkan Dito akan diperiksa penyidik pada hari ini. Namun belum dijelaskan secara rinci informasi apa yang akan digali dari Dito.
Kasus dugaan korupsi proyek tower BTS ini telah menjerat delapan orang sebagai tersangka, termasuk mantan Menkominfo yang juga Sekretaris Jenderal NasDem Johnny G Plate
Johnny didakwa merugikan keuangan negara sebesar Rp8 triliun. Jumlah kerugian negara ini berdasarkan Laporan Hasil Audit Penghitungan Kerugian Keuangan Negara Nomor: PE-03.03/SR/SP-319/D5/02/2023 tanggal 6 April 2023 yang dilakukan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
Johnny selaku Pengguna Anggaran (PA) disebut telah memperkaya diri sebanyak Rp17,8 miliar.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5226 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3433 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2213 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 938 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan