Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 13 Mei 2026
Sempat Hilang, Jurnalis Meksiko Ditemukan Tewas Diduga Alami Kekerasan
beritabali.com/cnnindonesia.com/Sempat Hilang, Jurnalis Meksiko Ditemukan Tewas Diduga Alami Kekerasan
BERITABALI.COM, DUNIA.
Jasad jurnalis Meksiko bernama Luis Martin Sanchez Iniguez yang sempat hilang, ditemukan di negara bagian Nayarit, Meksiko dengan tanda-tanda kekerasan di tubuhnya.
Sanchez Iniguez adalah jurnalis di surat kabar La Jornada. Dia hilang sejak Rabu (5/7) dan dilaporkan oleh sang istri kepada pihak berwenang Meksiko pada Jumat (7/7).
Dilansir Reuters, jasad Iniguez ditemukan di pinggiran kota Tepic. Belum diketahui penyebab meninggal dunia, namun pihak berwenang memperkirakan waktu kematiannya terjadi sekitar 24 sampai 48 jam sebelum tubuhnya ditemukan.
Selain kasus Iniguez, pihak berwenang Meksiko juga tengah menyelidiki dua kasus kejahatan lainnya terhadap pekerja media atau jurnalis di negara bagian Nayarit.
Seorang jurnalis lain juga dilaporkan hilang pada Selasa (4/7) atau sehari sebelum Iniguez dinyatakan hilang.
Jurnalis itu tak kembali sejak berangkat kerja di pagi hari. Media Meksiko mengidentifikasi jurnalis itu bernama Osiris Maldonado, yang sebelumnya jua bekerja dengan media La Jornada.
Masih terkait kasus serupa, pada Jumat (7/7) pekan lalu dua orang bersenjata masuk ke apartemen milik jurnalis bernama Jonathan Lora Ramirez dan memaksanya masuk ke mobil. Ramirez kemudian ditemukan hidup dan "dalam keadaan sehat".
Pemerintah negara bagian Nayarit langsung membuka penyelidikan usai kasus itu dilaporkan. Mereka melakukan penyelidikan dengan protokol khusus untuk jurnalis dan pembela hak asasi manusia.
"Sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan dalam protokol yang berlaku, perlu mempertimbangkan kegiatan para korban yang menempatkan mereka pada tingkat kerentanan yang lebih tinggi," kata kantor kejaksaan Nayarit dalam sebuah pernyataan.
Di Meksiko, penyelidikan terhadap kasus korupsi, kejahatan, dan kartel narkoba seringkali berisiko tinggi.
Negara ini secara konsisten menempati peringkat sebagai salah satu negara paling mematikan bagi jurnalis, menurut kelompok kebebasan pers.
Kasus pembunuhan terhadap pers bahkan meningkat tajam di bawah pemerintahan Presiden Meksiko saat ini, Andres Manuel Lopez Obrador.
Pembunuhan terhadap jurnalis meningkat 85 persen dibandingkan paruh pertama masa jabatannya, dibandingkan dengan pendahulunya.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1231 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 961 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 792 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 722 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik