Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Barbie Dilarang Tayang di Aljazair, Dituduh Promosikan Homoseksualitas
beritabali.com/cnnindonesia.com/Barbie Dilarang Tayang di Aljazair, Dituduh Promosikan Homoseksualitas
BERITABALI.COM, DUNIA.
Aljazair melarang penayangan Barbie setelah film tersebut tayang sekitar tiga pekan di banyak negara lainnya. Sumber mengungkapkan pelarangan tayang film garapan Greta Gerwig itu dinilai mempromosikan homoseksualitas.
Sumber resmi dan situs berita 24H Algerie, mengatakan film yang dibintangi Margot Robbie dan Ryan Gosling itu juga menampilkan penyimpangan lainnya.
"Tidak sesuai dengan keyakinan agama dan budaya Aljazair," kata sumber seperti diberitakan Reuters pada pada Selasa (15/8).
Penayangan film di Aljazair diawasi Kementerian Kebudayaan. Mereka benar-benar mengawasi isi film yang ditargetkan tayang di bioskop dan dapat menghentikan penayangannya.
Aljazair menjadi salah satu yang turut memblokir penayangan Barbie. Sebelumnya, Lebanon dan Kuwait juga diberitakan tak bakal menayangkan film tentang boneka ikonis produksi Mattel tersebut.
Sebelumnya, - Barbie dikabarkan dilarang tayang di Kuwait karena dituding membawakan gagasan yang bertentangan dengan nilai masyarakat. Larangan penayangan itu dilaporkan datang dari lembaga sensor lokal negara Timur Tengah tersebut.
Media lokal Kuwait memberitakan ketua komite sensor film Lafi Al-Suba menuding Barbie "membawa ide-ide yang mendorong perilaku yang tak dapat diterima dan mendistorsi nilai-nilai masyarakat."
Larangan di negara itu sesungguhnya bukan sebuah kejutan baru. Sebab, Kuwait dikenal telah lama menjadi salah satu negara yang paling ketat dalam membatasi penayangan sejumlah film di bioskop.
Kebijakan Kuwait beriringan dengan Lebanon yang juga berpotensi melarang penayangan Barbie.
Rencana itu muncul setelah Menteri Budaya Lebanon Mohammad Mortada menilai Barbie "mempromosikan homoseksualitas dan transformasi seksual, serta bertentangan dengan nilai-nilai iman dan moralitas."
Meski dihadapkan dengan larangan tayang di banyak negara, Barbie kini sudah mengumpulkan lebih dari US$1,18 miliar hampir sebulan penayangannya. Hal itu membuat Barbie jadi film terlaris kedua pada 2023.
Film tersebut tepat di belakang The Super Mario Bros. Movie yang sudah mengumpulkan US$1,35 miliar. Namun, Barbie sudah meraup banyak cuan karena diproduksi sekitar US$145 juta, termasuk untuk menutup biaya promosi US$150 juta.
Meski terbatas, Barbie masih tayang di beberapa bioskop saat memasuki pekan keempat di Indonesia.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5904 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2594 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan