Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Kronologi Turis Jepang Tewas Terjatuh Saat Bermain Flying Fish di Tanjung Benoa
BERITABALI.COM, BADUNG.
Kikuchi Satoshi (60), seorang turis Jepang meregang nyawa usai terjatuh saat bermain flying fish di Bali, Jumat (18/8) sekitar pukul 10.00 WITA.
Korban terjatuh saat naik flying fish di water sport Bali Coral Tanjung Benoa, tepatnya di perairan depan Pantai Hotel Grand Mirrage, Tanjung Benoa, Kuta Selatan, Badung. Sedangkan anaknya, Kikuchi Haruki (15) yang juga terjatuh mengalami luka.
Kabid Humas Polda Bali Kombes Jansen Avitus Panjaitan, Jumat (18/8) sore menjelaskan kronologinya awalnya korban bersama tiga anaknya bermain flying fish di Water sport Bali Coral Tanjung Benoa.
"Korban (Kikuchi Satoshi) dinyatakan meninggal dunia dan (Kikuchi Haruki) mengalami luka ringan di pelipis kiri," ungkapnya.
Saat sesi pertama, saksi bernama Zaini yang merupakan driver boat bersama saksi bernama Wahyu seorang instruktur berangkat mengemudikan boat menarik flying fish dengan membawa dua anak korban. Sekitar lima menitan, setelah dua putaran, flying fish mendarat dengan selamat.
Kemudian, Kikuchi Satoshi dan Kikuchi Haruki naik pada sesi kedua. Sekitar 40 meter dari pantai, tiba-tiba flying fish oleng dan miring ke kanan. Instruktur dan kedua korban terjatuh tiga meter dari atas air. Saat itu korban jatuh dalam keadaan telungkup dan tidak sadarkan diri. Anaknya mengalami lecet di pelipis kiri.
Korban segera dibawa ke darat dan staf memberi pertolongan awal dengan memompa dadanya. Namun pria itu tetap tidak sadarkan diri lalu dibawa ke Rumah Sakit Surya Husada, di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali.
"Tindakan pertolongan dilakukan oleh pihak rumah sakit namun korban dinyatakan meninggal dunia. Kemudian jenazah dibawa dan dititipkan ke Rumah Sakit Sanglah, Denpasar."
Kabid Humas Polda Bali Kombes Jansen Avitus Panjaitan, Jumat (18/8) sore. Kasus ini masih diselidiki polisi berkoordinasi dengan Konsulat Jepang.
"Dit Polair Polda Bali melakukan proses lidik lebih lanjut dan melalui Dit Intelkam Polda Bali selanjutnya berkoordinasi dengan pihak Konsulat Jepang," ujarnya. (sumber: merdeka.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5835 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4600 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2564 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2208 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2192 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan