Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 10 Mei 2026
Buntut Arena Tajen di Piodalan Pura Pucak Manik, Kapolsek Petang Dipanggil
BERITABALI.COM, BADUNG.
Dibubarkannya arena tajen dalam rangka upacara piodalan di Pura Pucak Manik, pada Selasa 19 September 2023 berbuntut panjang.
Bidang Propam Polda Bali memanggil Kapolsek Petang AKP I Gusti Ngurah Ketut Sukerata untuk dimintai keteranganya seputar keluarnya surat permakluman tabuh rah tersebut.
Pemanggilan terhadap Kapolsek AKP Sukerata berlangsung pada Rabu 20 September 2023. Hal itu dibenarkan Kasi Humas Polres Badung Iptu Ketut Sudana yang dikonfirmasi awak media, pada Kamis 21 September 2023.
Iptu Sudana mengatakan Kapolsek Petang AKP Sukerata dipanggil untuk dimintai keteranganya seputar surat tabuh rah tersebut. "Ya benar, Kapolsek Petang diperiksa untuk dimintai keteranganya seputar surat permakluman tabuh rah tersebut," bebernya.
Dijelaskannya, surat permakluman tabuh rah tersebut tertanggal 10 September 2023 dan diajukan oleh Bendesa Adat Petang, I Dewa Gede Usadi. Surat tersebut bersifat dalam rangka upacara piodalan di Pura Pucak Manik, pada Selasa 19 September 2023, di mana disertai adanya aci tabuh rah.
Disebutkan, aci tabuh rah dilaksanakan sekitar pukul 14.00 ITA berlokasi di jaba pura Pucak Manik. Sementara surat tersebut ditandatangani Bendesa Adat Petang dan penanggung jawab aci tabuh rah, Beny Surya. Surat tersebut sejatinya ditembuskan ke Kapolres Badung.
Diberitakan, arena tajen di Pura Puncak Manik, Desa Petang, Badung, dibubarkan Polda Bali dan viral di media sosial, pada Selasa 19 September 2023. Video berdurasi 1 menit 47 detik itu mengagetkan banyak warga. Apalagi dalam video tersebut sejumlah bebotoh tajen mengenakan pakaian adat madya berkumpul di kebun, pascapenggerebekan.
Akibat pengerebekan itu para bebotoh lari tunggang langgang ke kebun-kebun milik warga setempat. Sehingga pihak penanggung jawab aci/tabuh rah, I Wayan Beni Surya (32) dipanggil ke Polsek Petang untuk dimintai klarifikasi.
Dalam keterangannya, Beni mengaku tidak ada mengundang pihak luar Petang untuk mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya kegiatan aci/tabuh rah tersebut diselenggarakan hanya tiga saet saja dan setelah itu berhenti atau bubar.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1002 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 807 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 623 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 582 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik