Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 7 Oktober 2026
Joe Biden Soal Dukungan ke Israel: Kuat dan Tak Tergoyahkan
BERITABALI.COM, DUNIA.
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menyatakan dukungannya kepada Israel dalam menghadapi perang melawan Hamas. Biden bahkan menyebut serangan Hamas itu sebagai tindakan teroris.
Saat menyampaikan pidato di Gedung Putih, Biden juga mengatakan telah berbicara dengan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu soal dukungannya.
"Saya mengatakan kepadanya (Netanyahu) bahwa Amerika Serikat mendukung rakyat Israel dalam menghadapi serangan teroris ini," kata Joe Biden dalam pidatonya, dilansir dari AFP, Minggu (8/10).
Biden memastikan Israel bakal mendapatkan bantuan dari Amerika Serikat. Ia juga menyebut dukungannya kepada negara tersebut tidak tergoyahkan.
"Dalam pemerintahan saya, dukungan terhadap keamanan Israel sangat kuat dan tidak tergoyahkan," tegasnya.
"Kami akan memastikan bahwa mereka mendapatkan bantuan yang dibutuhkan warganya dan mereka dapat terus membela diri," tegasnya.
Sebelumnya, Joe Biden juga telah menyatakan dukungannya lewat sebuah pernyataan. Pernyataannya saat itu juga mengungkapkan pembicaraannya dengan Netanyahu lewat telepon.
"Saya menjelaskan kepada Perdana Menteri Netanyahu bahwa kami siap menawarkan semua cara dukungan yang sesuai kepada Pemerintah dan rakyat Israel," kata Joe Biden dalam sebuah pernyataan yang dikutip dari Reuters.
"Israel mempunyai hak untuk membela diri dan rakyatnya. AS memberi peringatan agar tidak ada pihak lain yang memusuhi Israel yang mencari keuntungan dalam situasi ini," imbuhnya.
Sebelumnya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa negaranya sedang berperang dengan militer Hamas, yang menguasai Jalur Gaza.
Netanyahu memerintahkan pemanggilan pasukan cadangan dan berjanji bahwa Hamas akan membayar akibat dari apa yang belum diketahui mereka sampai sekarang.
"Kami sedang berperang," kata Netanyahu. "Bukan 'operasi', bukan 'ronde', tapi perang," tegasnya, seperti dilansir LA Times, Sabtu (7/10).
Sang Perdana Menteri juga memerintahkan militer Israel untuk membersihkan kota-kota yang disusupi militan Hamas yang masih terlibat baku tembak dengan tentara Israel.
Kelompok militan Palestina Hamas melancarkan serangan udara, laut, dan darat terhadap Israel pada Sabtu (7/10). Israel pun melakukan serangan udara balasan.
Hingga saat ini, Kementerian Kesehatan di Gaza mengatakan terdapat 232 warga Palestina meninggal dunia dan 1.697 orang lainnya luka-luka dalam konflik dengan Israel.
Di sisi lain, Kementerian Kesehatan Israel melaporkan sebanyak 908 korban yang mengalami luka dibawa ke rumah sakit di negaranya.
Dilansir dari CNN, Layanan Darurat Israel memperkirakan sekitar 70 orang tewas di Israel dalam serangan militer Hamas.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1474 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1240 Kali
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 691 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 580 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 551 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung