Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 8 Juli 2026
Korban Gempa Afghanistan Meningkat Tajam, 2 Ribu Orang Tewas
BERITABALI.COM, DUNIA.
Korban tewas akibat gempa bumi beruntun di Afghanistan meningkat tajam. Hingga Minggu (8/10), pemerintah setempat mengungkapkan lebih dari 2 ribu orang meninggal dunia imbas gempa tersebut.
Juru bicara Kementerian Penanggulangan Bencana Mullah Janan Sayeq mengatakan Afghanistan belum pernah mengalami gempa bumi sedahsyat ini. Ia mencatat sebanyak 2.035 orang dari 13 desa meninggal dunia.
"Kami berupaya semaksimal mungkin untuk perawatan korban kejadian," kata Mullah Janan Sayeq, seperti diberitakan AFP, Minggu (8/10).
"Operasi pencarian di lokasi di daerah yang terkena dampak sedang berlangsung," imbuhnya.
Selain itu, Sayeq awalnya mengatakan terdapat lebih dari 9 ribu orang terluka akibat gempa. Namun, ia menarik kembali angka tersebut karena didapat dari jumlah penduduk di daerah yang terkena dampak.
AFP melaporkan terdapat lebih dari 1.300 rumah roboh setelah gempa berkekuatan magnitudo 6,3 menghantam Kota Herat, Afghanistan, pada Sabtu (7/10). Terdapat delapan gempa susulan yang mengguncang kota tersebut.
Rumah-rumah di daerah pedesaan Zinda Jan disebut hanya tersisa puing-puing batu. Tim penyelamat terus menggali parit dan mengeluarkan korban yang terjebak di dalam puing.
Tim penyelamat menggunakan ekskavator dan dibantu oleh warga yang memakai sekop untuk menggali puing-puing demi mengeluarkan para korban tewas.
Para jenazah kemudian dibungkus menggunakan selimut sebelum menguburkan mereka di kuburan massal.
Sebagian besar rumah pedesaan di Afghanistan disebut terbuat dari batu bata lumpur yang dibakar secara alami oleh sinar matahari.
Rumah-rumah tersebut hanya menggunakan kayu sebagai tiang penyangga. Hanya sedikit yang menggunakan baja modern untuk membangun rumah.
Selain itu, satu rumah biasanya menjadi tempat tinggal untuk keluarga besar lintas generasi. Sehingga, bencana seperti gempa yang terjadi pada Sabtu kemarin banyak menelan korban jiwa yang terdiri dari banyak anggota keluarga.
Sebelumnya, gempa bumi dahsyat berkekuatan magnitudo 6,2 melanda Afghanistan bagian barat pada Sabtu (7/10) pagi.
Gempa bumi itu tercatat melanda Afghanistan sekitar pukul 11.00 waktu setempat.
Survei Geologi Amerika Serikat menjelaskan pusat gempa berada di 40 kilometer dari barat laut kota Herat. Setelah itu, terdapat delapan gempa susulan dengan kekuatan antara magnitudo 4,3 dan 6,3.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3622 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1186 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1044 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1038 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun