Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 17 Mei 2026
KTT AIS di Bali, BSSN Kerahkan Satgas Pengamanan Siber dan Sandi
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Indonesia akan menggelar Konferensi Tingkat Tinggi Archipelagic and Island States atau KTT AIS Forum pada 10-11 Oktober 2023 di Bali. Sebanyak 51 negara pulau dan kepulauan, serta sejumlah organisasi internasional, dijadwalkan akan hadir mengikuti kegiatan tersebut.
Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Republik Indonesia bertugas untuk memastikan keamanan dan kelancaran KTT AIS Forum, serta akan bersinergi dan berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan, terkait pengamanan siber dan sandi di event internasional tersebut.
Juru Bicara BSSN Ariandi Putra mengatakan, institusinya telah mengerahkan satuan tugas pengamanan siber dan sandi untuk memastikan kelancaran sebelum dan selama pelaksanaan KTT AIS Forum 2023 di Bali.
"Satuan tugas pengamanan yang kami kerahkan untuk mengoptimalkan pelaksanaan tugas dan fungsi BSSN di bidang keamanan siber dan sandi, serta kelancaran sebelum dan selama pelaksanaan KTT AIS Forum 2023 di Bali,” katanya.
Ariandi menjelaskan, dalam pengamanan KTT AIS Forum 2023 ini sama seperti yang dilakukan oleh BSSN pada pergelaran KTT G20 di Bali serta KTT ASEAN di Labuan Bajo dan Jakarta lalu.
"Pengamanan KTT AIS Forum 2023 ini merujuk pada kesuksesan pengamanan siber dan sandi yang dilakukan BSSN pada pergelaran KTT G20 di Bali serta KTT ASEAN di Labuan Bajo dan Jakarta beberapa waktu lalu,” ujarnya.
Pengamanan ini mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif serta bersinergi dan berkolaborasi dengan TNI, Polri, serta kementerian dan lembaga terkait dalam penyelenggaraan KTT AIS Forum 2023.
Dokumen ini telah ditandatangani secara elektronik menggunakan sertifikat elektronik yang telah diterbitkan oleh Balai Sertfikat Elektronik (BSrE), Badan Siber dan Sandi Negara Tahun ini, KTT AIS Forum 2023 mengusung tema "Fostering Collaboration, Enabling Innovation for Our Ocean and Our Future".
Sebagai informasi, agenda pertemuan tersebut akan berfokus kepada tiga aspek penting, yaitu pembangunan ekonomi biru, tantangan perubahan iklim, dan mempererat solidaritas antara negara pulau dan kepulauan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1482 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1115 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 961 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 853 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik