Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 8 Oktober 2026
KTT AIS di Bali, BSSN Kerahkan Satgas Pengamanan Siber dan Sandi
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Indonesia akan menggelar Konferensi Tingkat Tinggi Archipelagic and Island States atau KTT AIS Forum pada 10-11 Oktober 2023 di Bali. Sebanyak 51 negara pulau dan kepulauan, serta sejumlah organisasi internasional, dijadwalkan akan hadir mengikuti kegiatan tersebut.
Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Republik Indonesia bertugas untuk memastikan keamanan dan kelancaran KTT AIS Forum, serta akan bersinergi dan berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan, terkait pengamanan siber dan sandi di event internasional tersebut.
Juru Bicara BSSN Ariandi Putra mengatakan, institusinya telah mengerahkan satuan tugas pengamanan siber dan sandi untuk memastikan kelancaran sebelum dan selama pelaksanaan KTT AIS Forum 2023 di Bali.
"Satuan tugas pengamanan yang kami kerahkan untuk mengoptimalkan pelaksanaan tugas dan fungsi BSSN di bidang keamanan siber dan sandi, serta kelancaran sebelum dan selama pelaksanaan KTT AIS Forum 2023 di Bali,” katanya.
Ariandi menjelaskan, dalam pengamanan KTT AIS Forum 2023 ini sama seperti yang dilakukan oleh BSSN pada pergelaran KTT G20 di Bali serta KTT ASEAN di Labuan Bajo dan Jakarta lalu.
"Pengamanan KTT AIS Forum 2023 ini merujuk pada kesuksesan pengamanan siber dan sandi yang dilakukan BSSN pada pergelaran KTT G20 di Bali serta KTT ASEAN di Labuan Bajo dan Jakarta beberapa waktu lalu,” ujarnya.
Pengamanan ini mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif serta bersinergi dan berkolaborasi dengan TNI, Polri, serta kementerian dan lembaga terkait dalam penyelenggaraan KTT AIS Forum 2023.
Dokumen ini telah ditandatangani secara elektronik menggunakan sertifikat elektronik yang telah diterbitkan oleh Balai Sertfikat Elektronik (BSrE), Badan Siber dan Sandi Negara Tahun ini, KTT AIS Forum 2023 mengusung tema "Fostering Collaboration, Enabling Innovation for Our Ocean and Our Future".
Sebagai informasi, agenda pertemuan tersebut akan berfokus kepada tiga aspek penting, yaitu pembangunan ekonomi biru, tantangan perubahan iklim, dan mempererat solidaritas antara negara pulau dan kepulauan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1478 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1241 Kali
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 693 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 582 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 552 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung