Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 17 Mei 2026
Universitas di Inggris Buka Jurusan Sihir dan Ilmu Gaib
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sebuah universitas di Inggris membuka program studi (prodi) sihir dan ilmu gaib bagi mahasiswa S2 atau pascasarjana.
Baca juga:
Rusia Serukan Israel Palestina Damai
Universitas Exeter menawarkan mahasiswa pascasarjana untuk mempelajari naga, penyihir, hingga legenda Raja Arthur dalam prodi tersebut.
Mahasiswa juga bisa belajar tentang esoterisme atau hubungan antara manusia dengan alam semesta, sihir, sihir ritual, ilmu gaib, serta topik-topik serupa lainnya.
Ilmu-ilmu itu bakal dipelajari di kelas Master dalam Sihir dan Ilmu Gaib. Kelas ini akan dibuka di Institut Studi Arab dan Islam milik Universitas Exeter, dan menjadi satu-satunya program pascasarjana sihir di seluruh Inggris.
Menurut Emily Selove selaku pemimpin prodi, ilmu sihir dan gaib belakangan tinggi peminat baik di dalam maupun di luar kalangan akademisi.
"Lonjakan minat baru-baru ini pada sihir dan ilmu gaib di dalam dan luar akademisi menjadi pertanyaan paling mendesak di antara masyarakat. Dekolonisasi, eksplorasi epistemologi, feminisme, dan anti-rasisme adalah inti dari program ini," kata Selove seperti dikutip Evening Standard.
Selove menambahkan kelas sihir dan ilmu gaib nantinya bakal mendorong mahasiswa untuk "mendekolonisasi" pemikiran bahwa Barat merupakan ilmu rasional dan ilmiah, sementara seluruh dunia percaya akan takhayul dan mistis.
"Sihir dan ilmu gaib telah dan tetap menjadi bagian besar dari budaya Barat. Bodoh jika menyangkal hal ini ataupun menolak untuk menganggapnya serius," ucapnya.
"Studi yang mendalam tentang ilmu ini memungkinkan kita untuk memeriksa kembali hubungan manusia dengan dunia alami dan budaya manusia yang berbeda satu sama lain," lanjut dia.
Selove mengatakan dengan menempatkan gelar ini di Institut Studi Arab dan Islam, pihak kampus mengakui adanya utang mendalam dari budaya dan sains Barat kepada dunia Arab-Islam, yakni "sebuah sejarah yang telah terhapus dalam menciptakan gambaran palsu tentang Barat sebagai suatu rasional yang unik."
Untuk mempelajari prodi ini, mahasiswa harus memiliki minimal gelar Honours 2:1 atau setara internasional lainnya dalam disiplin ilmu sosial atau humaniora. Kampus juga kemungkinan menerima mahasiswa yang memiliki gelar Honours 2:2 atau setara, serta mereka yang memiliki pengalaman kerja yang relevan.
Program ini sendiri akan berlangsung selama satu tahun dan akan dimulai pada September 2024 mendatang.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1482 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1115 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 961 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 853 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik