Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 17 Mei 2026
Afghanistan Kembali Diguncang Gempa Magnitudo 6,3
BERITABALI.COM, DUNIA.
Afghanistan kembali diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,3 pada Rabu (11/10) di kota Herat.
Berdasarkan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) yang dilansir dari AFP, gempa bumi itu terjadi pukul 05.10 waktu setempat dengan pusat gempa sekitar 29 kiloeter sebelah utara kota Herat.
Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai korban gempa bumi yang terjadi pada hari ini.
Gempa ini terjadi menyusul bencana yang pertama pada Sabtu (7/10) pagi lalu. Akhir pekan lalu, Herat juga dilanda gempa bumi beruntun yang memakan korban jiwa.
Juru bicara Kementerian Penanggulangan Bencana Mullah Janan Sayeq mengatakan Afghanistan belum pernah mengalami gempa bumi sedahsyat ini. Ia mencatat sebanyak 2.035 orang dari 13 desa meninggal dunia hingga Minggu (8/10).
"Kami berupaya semaksimal mungkin untuk perawatan korban kejadian," kata Mullah Janan Sayeq, seperti diberitakan AFP, Minggu (8/10).
"Operasi pencarian di lokasi di daerah yang terkena dampak sedang berlangsung," imbuhnya.
Selain itu, Sayeq awalnya mengatakan terdapat lebih dari 9 ribu orang terluka akibat gempa. Namun, ia menarik kembali angka tersebut karena didapat dari jumlah penduduk di daerah yang terkena dampak.
AFP melaporkan terdapat lebih dari 1.300 rumah roboh setelah gempa berkekuatan magnitudo 6,3 menghantam Kota Herat, Afghanistan, pada Sabtu (7/10). Terdapat delapan gempa susulan yang mengguncang kota tersebut.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1491 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1124 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 968 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 859 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik