Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 17 Juni 2026
Cristiano Ronaldo, Manusia Paling Tajam di Sepak Bola Pada 2023
BERITABALI.COM, DUNIA.
Cristiano Ronaldo menjelma jadi pemain paling tajam di tahun 2023 setelah sukses mencetak gol ke gawang Bosnia pada Kualifikasi Euro 2024.
Ronaldo mencetak dua gol ke gawang Bosnia. Catatan tersebut membuat Ronaldo telah membukukan 40 gol di sepanjang 2023.
Jumlah tersebut membuat Ronaldo melebihi torehan Erling Haaland sebagai pencetak gol terbanyak di tahun 2023. Haaland sejauh ini telah membukukan 39 gol.
Pada laga lawan Bosnia, Gol pertama Ronaldo dihasilkan lewat titik putih. Ronaldo dengan dingin mengecoh kiper Bosnia, Ibrahim Sehic lewat tendangan ke arah tengah.
Sedangkan pada proses gol kedua, Ronaldo mendapatkan umpan terobosan dari Joao Felix. Ronaldo berhadapan satu lawan satu dengan Sehic yang maju ke depan coba mempersempit ruang tembak Ronaldo.
Namun Ronaldo kemudian melepaskan tendangan cungkil yang membuat bola meluncur mulus masuk ke dalam gawang. Dua gol awal dari Ronaldo ini turut meningkatkan kepercayaan diri Portugal.
Pemain-pemain Portugal jadi lebih percaya diri menekan pertahanan Bosnia. Alhasil Portugal sukses mencetak tiga gol tambahan di babak pertama.
Selain tampil impresif bersama Portugal, Ronaldo juga masih tampil ganas di level klub. Pilihannya untuk pindah ke Al Nassr membawa berkah bagi dirinya.
Ronaldo menjadi kembali bergairah dan menemukan motivasi baru setelah terlibat perselisihan internal dengan Erik Ten Hag di Manchester United. Terhitung sejak Januari 2023, Ronaldo sudah mencetak 31 gol untuk Al Nassr. Sedangkan sembilan gol lainnya dihasilkan Ronaldo saat berkostum timnas Portugal.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun