Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 8 Oktober 2026
90 Hari Tak Hujan, Akhirnya Kota Gianyar Basah
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Masyarakat kota Gianyar merasa sedikit lega. Setelah lebih dari 90 hari kepanasan, akhirnya pada Jumat (3/11) hujan turun di kota Gianyar.
Turunnya hujan dimulai pada subuh hingga pagi hari. Warga kota pun semringah menyambut turunnya hujan. Dari pantauan wartawan terhadap beberapa warga kecamatan Gianyar hujan turun hampir merata di kecamatan Gianyar dengan intensitas deras.
Yakni dari timur kota, dari Kelurahan Samplangan, Kelurahan Gianyar hingga perbatasan Bitra-Buruan, Blahbatuh.
"Lama tidak hujan, semestinya bulan ini hujan, astungkare turun," ujar salah satu warga Gianyar, Dewa Ngurah, warga Kelurahan Gianyar.
Warga lainnya, Made Bawa, mengaku sudah melihat mendung di malam hari. "Saya pas di pantai malam hari memancing, akhirnya, pagi hujan," ujar dia lega. Dengan turunnya hujan, udara di kota terasa lebih sejuk dibanding biasanya.
Hingga pagi menjelang siang, tumpukan mendung masih berada di langit Gianyar.
Sementara itu, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Gianyar Gusti Ngurah Dibya Presasta mengimbau masyarakat tetap waspada. Dikatakan bahwa cuaca panas maupun hujan sama-sama memiliki potensi bencana.
Apabila kemarau panjang, maka potensinya kebakaran. Jika hujan terlampau lebat, maka potensi bencana adalah longsor. "Kewaspadaan baik hujan maupun kemarau sama. Masyarakat juga harus waspada," tutup dia.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1504 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1260 Kali
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 716 Kali
Desa Batuan Gianyar Raih Juara I Learning Village Dunia
Dibaca: 640 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 594 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung