Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 20 Agustus 2026
Berkedok Jualan Asongan, 14 Gepeng asal Karangasem Kembali Terjaring Razia di Ubud
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Petugas Satpol PP Kabupaten Gianyar bersama Pecalang Ubud menggelar razia gelandangan dan pengemis (gepeng) di kawasan wisata Ubud, Minggu (5/7/2026) malam. Dalam operasi tersebut, sebanyak 14 orang berhasil diamankan karena kedapatan meminta-minta kepada wisatawan.
Mereka yang terjaring terdiri dari sembilan perempuan dan lima anak-anak yang seluruhnya berasal dari Kabupaten Karangasem.
Penertiban dilakukan karena aktivitas meminta-minta di kawasan wisata dinilai melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 15 Tahun 2015 tentang Ketenteraman dan Ketertiban Masyarakat.
Kepala Satpol PP dan Damkar Gianyar, I Putu Yudanegara, mengatakan praktik mengemis di kawasan wisata Ubud masih terus berulang. Berdasarkan hasil penertiban, sebagian besar yang diamankan merupakan orang-orang yang sebelumnya juga pernah terjaring razia.
"Biasanya gepeng yang berhasil diciduk merupakan wajah-wajah lama yang sudah sering ditangkap petugas," kata Yudanegara, Senin (6/7/2026).
Setelah diamankan, seluruh gepeng langsung didata dan diberikan pembinaan oleh petugas. Selanjutnya, mereka diserahkan kepada Dinas Sosial Kabupaten Gianyar untuk dipulangkan ke daerah asalnya di Kabupaten Karangasem.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4593 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2401 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2059 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1657 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1097 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun