Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Ledakan Mobil di Perbatasan AS-Kanada, FBI Pantau Ketat Pintu Masuk

Kamis, 23 November 2023, 11:57 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/cnnindonesia.com/Ledakan Mobil di Perbatasan AS-Kanada, FBI Pantau Ketat Pintu Masuk

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DUNIA.

Sebuah mobil meledak di Jembatan Rainbow yang merupakan perbatasan Amerika Serikat dan Kanada. Mobil yang dilaporkan dikendarai dua pria tersebut meledak pada Rabu waktu setempat (22/11).

Mengutip CNN, mobil yang meledak tersebut mulanya melaju dari Amerika Serikat menuju Kanada. Ketika melewati Jembatan Rainbow yang merupakan pintu masuk ke New York, mobil meledak.

FBI langsung turun tangan mengusut. Mereka berkoordinasi dengan pemerintah dan lembaga penegak hukum setempat untuk mendalami peristiwa ledakan mobil tersebut.

Sejauh ini belum diketahui penyebab dari ledakan. Dua pria yang berada di dalam mobil dilaporkan meninggal dunia.

Pendalaman masih terus dilakukan oleh aparat. Semua orang yang berada di lokasi saat ledakan terjadi pun dimintai keterangan.

Satuan tugas terorisme FBI bersama pemerintah Kota New York juga berkoordinasi secara intensif untuk memantau semua pintu masuk menuju New York usai terjadi ledakan mobil.

Semua kantor pemerintah dan lembaga negara milik AS maupun Kanada di sekitar lokasi juga langsung ditutup. Aktivitas dihentikan selama aparat melakukan pendalaman.

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau sudah mengetahui hal tersebut dan langsung berkoordinasi dengan Pemerintah Amerika Serikat. Pemerintah Kanada menganggap kondisinya sangat serius.(sumber: cnnindonesia.com)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami