Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 5 Mei 2026
Proyek Pengerjaan Lapangan Stadion I Gusti Ketut Jelantik Kembali Tuai Sorotan
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Proyek pengerjaan lapangan Stadion I Gusti Ketut Jelantik (IGKJ) Amlapura yang digadang-gadang akan menjadi stadion kebanggaan Karangasem kembali menuai sorotan.
Kali ini, Ketua DPRD Karangasem, I Wayan Suastika turun langsung melakukan sidak ke lokasi proyek dengan nilai kontrak sekitar Rp.4,5 miliar tersebut pada Kamis (30/11/2023).
Berdasarkan pantauan di lokasi pengerjaan proyek, kondisi lapangan sudah hampir sepenuhnya ditanami rumput, hanya saja lagi - lagi leveling lapangan masih terlihat tidak rata alias bergelombang ditambah hampir seluruh permukaan lapangan terlihat didominasi pasir berbatu kerikil diantara rumput yang ditanam.
Kondisi ini diakui Suastika usai melakukan pemantauan, menurutnya memang ada beberapa poin yang harus mendapat pengawasan lebih intensif dari Dinas terkait. Ini dilakukan agar pengerjaan proyek ini sesuai dengan rol teknisnya sehingga tidak melenceng dari sisi kualitas yang dihasilkan.
"Harapan kita, dinas terkait lebih intensif dalam melakukan pegawasan, jangan sampai proyek ini keluar dari rol teknisnya, sehingga mengakibatkan ketidak standaran dari sisi kualitas yang dihasilkan. Apalagi proyek ini juga sebagai pilot projek pemerintah yang dinantikan oleh masyarakat, ini juga aka mejadi kebanggaan Karangasem terlebih rumput yang digunakan berstandar FiFa," kata Suastika.
Ada fakta mengejutkan dalam proyek lanjutan stadion IGKJ ini, dimana pihak rekanan yang proyek lapangan ini mengaku baru pertama kali mengerjakan proyek lapangan.
"Ya ini baru pertama kali kita mengerjakan proyek lapangan," ujar Joko Sri Mulyono selaku pelaksana dari pihak yang mengerjakan proyek tersebut.
Ia mengatakan, waktu pengerjaan proyek tersebut terisisa sekitar 12 hari atau akan berakhir pada 12 Desember 2023 mendatang. Saat ini progres pengerjaan sudah rampung sekitar 80 persen lebih, tinggal penanaman pipa dan finishing lapangan.
Untuk leveling dan kerikil yang berserakan tersebut, Joko mengaku itu bisa diatasi saat proses finishing, untuk lapangan bergelombang pihaknya akan melakulan top gres saat finishing.
Sedangkan untuk kerikil akan dilakulan proses tandem untuk menekan batu kerikil agar masuk ke dalam pasir sebelum nantinya dilakukan top gres dengan menggunakan pasir halus.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 494 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 385 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 380 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik