Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 31 Juli 2026
TKN Prabowo Ogah Berkutat Soal Format Debat: Waktu Masyarakat Terbuang
beritabali.com/cnnindonesia.com/TKN Prabowo Ogah Berkutat Soal Format Debat: Waktu Masyarakat Terbuang
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Rosan Perkasa Roeslani, enggan terus menerus menyoal format debat kandidat Pilpres 2024. Ia tak mau waktu masyarakat terus terbuang sia-sia dengan persoalan tersebut.
"Sayang waktunya masyarakat terbuang percuma untuk menyaksikan polemik soal format debat," kata Rosan dalam keterangan tertulis, Senin (4/12).
Rosan menekankan paslon nomor urut 2, Prabowo-Gibran, siap mengikuti apapun format debat yang diputuskan oleh KPU. Menurutnya, yang terpenting dari debat dapat meningkatkan kualitas pemilu dan kehidupan berdemokrasi di Indonesia.
Ia berpendapat esensi dari kampanye adalah wajib memberikan manfaat langsung bagi masyarakat luas. Bukan hanya menyoal kepentingan kelompoknya sendiri. Sehingga, ia meminta seluruh paslon berlomba-lomba sampaikan gagasan besar soal bangsa.
"Atau mempertontonkan aksi nyata yang bermanfaat untuk masyarakat," ucap dia.
KPU telah menetapkan jadwal debat kandidat Pilpres 2024. Terdiri dari tiga debat capres dan dua debat cawapres.
Dalam sesi debat cawapres, capres akan ikut mendampingi. Ketua KPU Hasyim Asy'ari menyebut format baru itu merupakan kesepakatan bersama tiga tim pemenangan paslon dalam rapat bersama KPU.
Belakangan ini, isu format debat baru itu menjadi sorotan. Masing-masing kubu capres-cawapres saling lempar ihwal pengusul pertama perubahan tersebut.
Anggota Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran, Drajad H. Wibowo menyebut format baru itu pertama kali diusulkan kubu Anies-Muhaimin kala rapat bersama KPU di Kantor KPU pada 29 November.
Ia menyebut usulan itu disampaikan seorang perempuan yang mewakili AMIN di dalam rapat. Namun, notulis dari TKN tak mengetahui pasti nama pengusul itu.
Merespons itu, Co-captain Timnas AMIN Nihayatul Wafiroh Timnas AMIN mengusulkan agar pasangan capres-cawapres selalu hadir bersama dalam tiap debat, bukan berarti harus selalu berdebat bersama.
Nihayatul menyebut kubu AMIN sepakat agar debat khusus capres dan cawapres tetap diadakan.
"Usulan kami untuk 'hadir berpasangan lengkap' bukan berarti 'hadir untuk berdebat', serta juga bukan berarti menghilangkan debat antara cawapres," kata Nihayatul dalam keterangan resmi, Senin (4/12).
Di sisi lain, ia juga mengatakan TKN Prabowo-Gibran lah yang justru mengusulkan format debat hanya berupa pemaparan dan pendalaman visi-misi belaka.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3920 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3123 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2115 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2062 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun