Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 10 Juni 2026
Soal Kuota Wajib 30 Persen, Kusmiadewi: Perempuan Harus Berani Terjun ke Politik
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Wakil Ketua DPRD Karangasem sekaligus Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Bali, Kadek Wesya Kusmiadewi, mengajak kaum perempuan untuk lebih berani mengambil peran dalam dunia politik dan proses pengambilan kebijakan publik usai keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan partai politik memenuhi kuota 30 persen calon legislatif perempuan.
Menurutnya, keterlibatan perempuan dalam politik sangat penting untuk menciptakan pembangunan yang lebih inklusif, berimbang, dan mampu menjawab kebutuhan seluruh lapisan masyarakat.
Kusmiadewi menilai peluang perempuan untuk berkiprah di berbagai sektor saat ini semakin terbuka, termasuk dalam bidang politik. Berbagai pencapaian perempuan di sektor pemerintahan, pendidikan, ekonomi, hingga organisasi kemasyarakatan menjadi bukti bahwa perempuan memiliki kapasitas kepemimpinan yang kuat dan mampu memberikan kontribusi besar bagi pembangunan daerah maupun nasional.
"Sudah saatnya perempuan berani tampil dan terjun ke dunia politik. Perempuan memiliki kemampuan, pengalaman, dan perspektif yang sangat dibutuhkan dalam proses pembangunan serta penyusunan kebijakan publik," ujar Kusmiadewi, Senin (1/6/2026).
Ia menjelaskan, kehadiran perempuan di lembaga legislatif maupun posisi strategis lainnya akan menghadirkan sudut pandang yang lebih beragam dalam proses pengambilan keputusan.
Menurutnya, berbagai persoalan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan perempuan, anak, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan keluarga, membutuhkan pendekatan yang komprehensif serta sensitivitas yang tinggi dalam penyusunan kebijakan.
Baca juga:
Semua Parpol Belum Penuhi Kuota perempuan
"Politik bukan hanya milik laki-laki. Perempuan juga memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk berkontribusi serta menentukan arah pembangunan daerah maupun bangsa," tegasnya.
Politisi Partai Gerindra tersebut menambahkan bahwa perempuan memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. Oleh karena itu, keberanian untuk terlibat dalam politik perlu diimbangi dengan peningkatan kapasitas, wawasan, serta kualitas kepemimpinan agar mampu menjalankan amanah masyarakat secara optimal.
Selain mendorong perempuan untuk aktif berpolitik, Kusmiadewi juga mengajak partai politik, organisasi kemasyarakatan, dan lembaga pendidikan untuk memberikan ruang yang lebih luas bagi perempuan dalam mengembangkan potensi kepemimpinan.
Menurutnya, dukungan yang memadai akan membuka peluang lahirnya lebih banyak pemimpin perempuan yang mampu membawa perubahan positif dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
"Ketika perempuan diberikan kesempatan yang sama dan didukung untuk berkembang, maka akan lahir lebih banyak pemimpin perempuan yang mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat," katanya.
Ia berharap semakin banyak generasi muda perempuan di Kabupaten Karangasem maupun Bali yang mulai tertarik memahami dunia politik sejak dini.
Menurut Kusmiadewi, politik merupakan sarana penting untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat serta menghadirkan kebijakan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan rakyat.
"Jangan takut terjun ke politik. Perempuan harus percaya diri dengan kemampuan yang dimiliki. Semakin banyak perempuan yang berpartisipasi, maka demokrasi akan semakin kuat dan pembangunan akan semakin berkeadilan," pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli