Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Seniman Karangasem Beri Pesan Jaga Alam dan Isinya Lewat Media Tubuh
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Sejumlah seniman di Karangasem mencoba mengingatkan masyarakat untuk selalu menjaga alam beserta isinya melalui media gambar atau lukisan.
Menariknya, lukisan–lukisan bertemakan alam yang mereka buat itu menggunakan manusia sebagai media kanvasnya atau dikenal dengan seni melukis tubuh (body painting).
Selaku penggagas kegiatan tersebut, Dalbo Suarimbawa mengaku merasa cukup khawatir atas kondisi alam dan keberlangsungan isi di dalamnya. Pasalnya di tempat yang terlihat masih begitu asri, ternyata beberapa jenis burung sudah cukup sulit ditemukan.
“Kami ingin mengingatkan kembali bahwa alam sekitar perlu dijaga. Seperti di Banjar Adat Janglap ini, terlihat masih asri namun ternyata sudah ada beberapa habitat burung yang jarang sekali ditemui. Oleh karena itu visualisasi yang diterapkan pada seni tubuh ini bertemakan burung dan alam," ujarnya di sela – sela aksi yang berlangsung di sepanjang jalan Banjar Adat Janglap, Desa Duda Timur, Kecamatan Selat, Karangasem pada Minggu (17/12/2023).
Ia berharap, melalui aksi ini nantinya mampu memberikan sumbangsih pada alam sekitar serta menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk tidak melakukan perburuan liar terhadap ayam hutan, burung maupun beberapa jenis habitat lainnya.
Sementara itu, disamping untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat, alasan Dalbo memilih body painting sebagai media lukis juga sebagai langkah untuk menggali potensi seniman lokal.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3766 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1706 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang