Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Jokowi Dukung Proses Hukum Transaksi Janggal Pemilu 2024 Temuan PPATK
beritabali.com/cnnindonesia.com/Jokowi Dukung Proses Hukum Transaksi Janggal Pemilu 2024 Temuan PPATK
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendukung tindak lanjut proses hukum atas laporan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terkait transaksi janggal pada Pemilu 2024.
Jokowi mengatakan aturan hukum sudah jelas. Dia yakin proses hukum akan berjalan bila kejanggalan ditemukan.
"Ya semua yang ilegal dilihat saja. Sesuai dengan aturan, ya pasti ada proses hukum," kata Jokowi di Jembatan Otista, Bogor, Selasa (19/12).
Jokowi mengimbau semua pihak untuk mengikuti Pemilu 2024 sesuai aturan. Ia mendukung semua pihak mewujudkan pemilu yang jujur dan adil.
"Ya semua harus mengikuti aturan yang ada," ujar Jokowi.
Sebelumnya, PPATK mengungkap temuan transaksi janggal dalam Pemilu 2024. Hal itu diungkap dalam acara "Diseminasi: Securing Hasil Tindak Pidana Lintas Batas Negara" di Jakarta, Kamis (14/12).
PPATK melihat peningkatan tindak pidana pencucian (TPPU) dalam kampanye Pemilu 2024. Transaksi yang diduga ilegal itu meningkat 100 persen pada semester II 2023.
Kepala PPATK Ivan Yustiavandana mengatakan telah mengirim laporan tentang temuan itu ke KPK dan penyelenggara pemilu.
Temuan itu sempat menjadi bahan saling tuding antarparpol. Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menyindir partai kecil yang tiba-tiba punya banyak baliho.
Pernyataan itu pun direspons Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dengan tudingan balik. Mereka mengutip survei Indikator Politik Indonesia tentang alat peraga kampanye (APK).
Baca juga:
Aria Bima PDIP: Ganjar Adalah Jokowi 3.0
"Menurut survei indikator, APK paling banyak itu namanya partainya PDIP. PSI urutan ke-11. Jadi, ada baiknya survei itu dibaca," ucap Sekretaris Jenderal PSI Raja Juli Antoni di Pati, Jawa Tengah, Minggu (17/12).(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5839 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4600 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2565 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2209 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2192 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan