Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 13 Agustus 2026
Rem Blong, Truk Tronton Angkut Bego Terguling di Bypass Denpasar-Gilimanuk
BERITABALI.COM, TABANAN.
Karena rem blong, sebuah truk Mitsubishi tronton B-9235-UJ yang mengangkut mesin bego terguling di Jalan Nasional Bypass Denpasar-Gilimanuk tepatnya termasuk Banjar Dinas Bantas Tengah Kaja, Desa Bantas Kecamatan Selemadeg Timur pada Kamis, (1/2) sekitar Pukul 22.30 WITA.
Peristiwa ini tidak menimbulkan kemacetan. Kasat Lantas Polres Tabanan AKP Adrian Rizki Ramadhan saat dikonfirmasi menjelaskan, sebelum kejadian pengemudi truk atas nama Nur Hakim, 50 tahun asal Tegal, Jawa Timur datang dari arah Barat jurusan Gilimanuk menuju arah selatan jurusan Denpasar dengan muatan alat berat berupa Bego.
Setibanya di lokasi saat melintasi jalan lurus tikungan landai ke kiri tiba-tiba rem truk blong, sehingga pengemudi tidak bisa mengendalikan kendaraanya kemudian kendaraan terguling di pinggir kebun milik warga.
“Tidak ada korban jiwa, pengemudi truk selamat,” ujarnya.
Selain itu, pada Jumat malam, (2/2) juga dilakukan evakuasi truk tronton dan dilakukan penutupan total selama dua jam arus lalu lintas di jalur Denpasar-Gilimanuk sekitar Pukul 23.00 WITA.
“Kami ucapkan terimakasih pada para pengguna jalan yang dengan sabar menunggu proses evakuasi truk,” ujarnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4502 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2313 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1938 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1588 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1031 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun