Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 16 Agustus 2026
Over Kapasitas, Lapas Perempuan Bakal Dibangun di Tabanan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Pembangunan Lembaga Pemasyarakatan atau Lapas Perempuan Kelas IIA Kerobokan yang baru di Desa Antap, Kabupaten Tabanan, kini telah memasuki tahap perencanaan.
Pada tahap perencanaan awal ini, Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Bali melakukan diskusi perencanaan pembangunan dengan Ganesha Pratama Consultant (GAMA) pada Selasa (20/02).
Kepala Divisi (Kadiv) Pemasyarakatan, Putu Murdiana, menjelaskan bahwa pembangunan Lapas Perempuan baru ini merupakan solusi untuk mengatasi kelebihan kapasitas di Lapas Perempuan Kerobokan yang terjadi saat ini.
"Dengan pembangunan gedung Lapas Baru ini diharapkan dapat mengatasi masalah kelebihan kapasitas di Lapas Perempuan Kerobokan," jelas Murdiana.
Dalam rapat tersebut dibahas berbagai hal terkait perencanaan pembangunan Lapas Perempuan Kerobokan yang baru, seperti desain bangunan, fasilitas yang akan disediakan, jumlah blok hunian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan.
Pihaknya berharap pembangunan Lapas baru ini dapat berjalan dengan lancar dan selesai tepat waktu. "Dengan selesainya pembangunan lapas baru ini, diharapkan dapat memberikan pelayanan yang lebih baik bagi para narapidana perempuan," harapnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/maw
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4538 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2351 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2002 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1610 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1051 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun