Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 16 September 2026
Pemancing Temukan Mayat Membusuk di Sungai Banjar Sasih Sukawati
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Seorang pemancing, Supran, kaget dengan temuan mayat di sungai Banjar Sasih, Desa Sukawati pada Rabu (13/3/2024) pukul 11.00 WITA. Ia awalnya terganggu dengan bau busuk.
"Saat dicek, ternyata ia melihat mayat perempuan membusuk mengambang di tumpukan sampah sungai," ujar Kanit Reskrim Iptu I Kadek Patra SH.
Saksi segera melaporkan penemuan tersebut kepada Kelihan Banjar kemudian memberitahukan polisi. Unit Reskrim Polsek Sukawati, bersama dengan piket fungsi, langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan tindakan penanganan.
"Dari pemeriksaan awal, mayat tersebut tidak memiliki identitas dan tidak ada tanda-tanda kekerasan yang bisa dievaluasi, karena sudah mengalami pembusukan," jelas dia.
Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter RS, diperkirakan mayat tersebut telah meninggal lebih dari 6 hari.
Langkah-langkah selanjutnya yang akan diambil meliputi pembuatan administrasi, koordinasi dengan RS Umum Prof. DR. I.GN.G. Ngoerah di Denpasar untuk visum luar, penitipan jenazah.
"Penyelidikan lebih lanjut terkait identitas dan penyebab kematian mayat tersebut," jelas Kanit Reskrim.
Bagi Masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar mengubungi Polsek Sukawati. "Mengingat korban belum diketahui identitasnya," tutup Kanit.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5443 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3451 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2296 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1096 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan