Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 21 Mei 2026
1.730 Atlet Pelajar Ikuti Porsenijar Esport di Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Perkembangan cabang olahraga (cabor) Esports di Kota Denpasar perkembangan pesat dibanding kabupaten lain di Bali.
Tingginya minat dalam Cabor Esports yang telah masuk dalam eksibisi di ajang Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (Posenijar) Kota Denpasar yang tahun ini diikuti 1.730 atlet. Pelaksanaan Porsenijar Esport ditinjau Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Senin (1/4) di Universitas Bali Internasional (UNBI) Denpasar.
Wawali Kota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa berharap Porsenijar Esport dapat menjadi wadah yang tepat bagi generasi milenial khususnya pegiat Esport di Kota Denpasar untuk menyalurkan talenta mereka.
“Harapannya dengan semakin banyak diadakan event Esport yang berkualitas di Kota Denpasar dapat menelurkan atlet-atlet potensial yang nantinya dapat mengharumkan nama Kota Denpasar,” ucap Arya Wibawa.
Sementara Ketua Umum (Ketum) Pengkot Esport Indonesia (ESI) Denpasar, I Nyoman Adikarya Nugraha mengatakan, Porsenijar Esport kali ini merupakan Eksibisi yang ke dua pada tahun 2024. Di mana ada 4 divisi game yang dipertandingkan meliputi, Mobile Legend, PUBG Mobile, Free Fire, dan e-football.
"Ini merupakan divisi games yang dipertandingkan dan games tersebut memang kategori yang sering dipertandingkan tingkat provinsi maupun nasional untuk jenjang prestasi," ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan, katagori yang dipertandingkan yakni, dua katagori pelajar SMP dan SMA, dengan total peserta menembus 1.730 orang/atlet pelajar. Peserta tahun ini mengalami peningkatan jika dibandingkan tahun lalu yang diikuti 1.400 atlet. Peningkatan peserta menandakan Cabor Esport di Porsenijar telah mendapat respon positif oleh kalangan guru dan siswa. Bahkan saat sosialisasi yang dilakukan belum lama ini di salah satu Universitas di Denpasar, ada 170 guru yang hadir.
“Ini menandakan Esport telah mendapat tempat di kalangan pelajar. Bukan hanya sekedar bermain game belaka, atau membuang-buang waktu, namun ada sisi prestasi yang ditonjolkan dan itu berpengaruh ke siswa itu nantinya ke depan. Misalnya beasiswa dan lain sebagainya,” beber Adikarya.
Selebihnya disampaikan pula bahwa, semua sekolah di Denpasar mengikuti, oleh karena itu digelar babak kualifikasi terlebih dahulu. Karena per divisi games terdapat kuotanya dan pelaksanaan perlombaan Cabor Esport berlangsung selama 5 hari, untuk itu perhari akan ada 5 sesi pertandingan, yang setiap sesi diikuti 100 atlet.
Baca juga:
Bekraf Denpasar Sebut E-Sport Bakal Jadi Potensi Besar di Masa Depan
"Jadi perhari itu 500 atlet yang bertanding. Nantinya semua finalis yang masuk akan di ikutsertakan dalam ajang Esport piala Walikota Cup," ujarnya.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1909 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1735 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1289 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1158 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah