Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Prabowo Resmikan Bendungan Sidan Bali, Perkuat Air Baku dan Ketahanan Pangan

Sabtu, 11 Juli 2026, 09:53 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/dok Humas Pemprov Bali/Prabowo Resmikan Bendungan Sidan Bali, Perkuat Air Baku dan Ketahanan Pangan.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara serentak meresmikan lima bendungan di lima provinsi di Indonesia, termasuk Bendungan Sidan di Provinsi Bali, Jumat (10/7/2026). Peresmian Bendungan Sidan di Bali disaksikan secara virtual oleh Gubernur Bali Wayan Koster dari Kabupaten Badung.

Selain Bendungan Sidan, empat bendungan lain yang turut diresmikan yakni Bendungan Meninting di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Bendungan Keureuto dan Bendungan Rukoh di Provinsi Aceh, serta Bendungan Jlantah di Provinsi Jawa Tengah.

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto yang hadir langsung di Bendungan Meninting, NTB dengan melakukan prosesi peresmian berupa penekanan sirine dan penandatanganan prasasti menegaskan bahwa kelima bendungan ini memiliki total investasi negara yang mencapai Rp9,79 triliun, dan diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan nasional, kemudian diproyeksikan mampu menghasilkan hingga 1 juta ton beras, serta membawa dampak masif bagi ketahanan pangan, penyediaan air bersih, pengendalian bencana, hingga swasembada energi hijau.

Di Bali, Gubernur Wayan Koster mengikuti jalannya peresmian Bendungan Sidan bersama sejumlah pejabat daerah dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Hadir mendampingi di antaranya Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya, Kapoksahli Pangdam IX/Udayana Brigadir Jenderal TNI I Ketut Mertha Gunarda, Wakil Ketua DPRD Bali I Gede Komang Kresna Budi, Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, Wakil Bupati Gianyar Anak Agung Gde Mayun, Dandim 1616/Gianyar, Kejari Gianyar, serta Kejari Bangli.

Bendungan Sidan dibangun di daerah aliran Sungai Ayung dengan kawasan bendungan dan genangan yang mencakup tiga kabupaten di Bali. Lokasi tersebut berada di Desa Sidan, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Desa Buahan Kaja, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar, serta Desa Buntutin, Desa Mengani, dan Desa Langgahan di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli.

Proyek strategis ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp1,8 triliun dengan masa konstruksi sejak 2018 hingga 2024. Bendungan Sidan memiliki kapasitas tampungan mencapai 5,76 juta meter kubik, luas genangan 37,15 hektare, tinggi bendungan 68 meter, serta menggunakan tipe bendungan zonal inti aspal.

Keberadaan Bendungan Sidan diharapkan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Bali. Bendungan ini mampu menyalurkan air baku sebesar 1,75 meter kubik per detik yang akan didistribusikan ke Kota Denpasar sebesar 0,75 meter kubik per detik, Kabupaten Badung 0,5 meter kubik per detik, Kabupaten Gianyar 0,3 meter kubik per detik, dan Kabupaten Tabanan 0,2 meter kubik per detik.

Selain mendukung kebutuhan air bersih, Bendungan Sidan juga akan melayani jaringan irigasi seluas 9.598 hektare dengan panjang jaringan mencapai 123,19 kilometer. Infrastruktur ini juga berfungsi mengurangi potensi banjir pada kawasan seluas 108 hektare serta mendukung pengembangan energi terbarukan dengan kapasitas total 8,08 MW yang berasal dari PLTA sebesar 0,65 MW dan PLTS terapung berkapasitas 7,43 MW.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: Humas Bali



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami