Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 1 Juli 2026
Wabup Tabanan Serahkan Formulir ke DPC, Nyoman Mulyadi dan Purnawan Menyusul
BERITABALI.COM, TABANAN.
Wakil Bupati Tabanan I Made Edi Wirawan pada Kamis, (25/4) mengembalikan formulir pendaftaran diantar ratusan pendukungnya ke sekretariat DPC PDI Perjuangan (PDIP) sekitar Pukul 09.30 WITA. Penyerahan formulir tidak berlangsung lama sekitar 30 menit.
“Hari ini mendaftar selaku wakil bupati untuk memenuhi syarat,” ujar Edi Wirawan.
Ia menyebutkan, tetap berkomitmen mendampingi Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya sebagai calon bupati yang diusulkan DPC PDIP Tabanan untuk Pilkada 2024.
“Kami incumbent sebelumnya sudah 3,5 tahun memimpin Tabanan. Pembangunan sudah dirasakan masyarakat dan akan dilanjutkan,” ujarnya.
Politisi asal Desa Beraban ini optimis, Paket Jaya Wira (Komang Sanjaya-Edi Wirawan) akan kembali mendapatkan rekomendasi dari PDI Perjuangan. “Kami sangat optimis,” ujarnya.
Setelah Edi Wirawan menyerahkan formulir, dua kader lainnya menyusul mengambil formulir pendaftaran. Yakni, Ketua PAC PDI Perjuangan Kediri I Nyoman Mulyadi dan kader PDI Perjuangan asal Pupuan yang juga anggota DPRD Tabanan I Gede Purnawa.
Pantauan di sekretariat DPC PDI Perjuangan Tabanan I Nyoman Mulyadi mengambil formulir untuk mendaftar sebagai calon bupati sekitar Pukul 16.00 WITA.
Sementara Gede Purnawan lewat pendukungnya mengambil formulir untuk posisi wakil bupati sekitar Pukul 14.30 WITA.
Salah satu pendukung Gede Purnawan, Nyoman Sukayasa menyebutkan dukungan diberikan kepada Gede Purnawan agar ada kader dari wilayah Tabanan barat yang ikut mengikuti penjaringan bakal calon Pilkada 2024.
“Kami berharap agar ada kader yang muncul, kader potensial itu adalah Gede Purnawan,” ujarnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun