Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Longsor Besar Tewaskan Lebih dari 670 Orang di Negara Tetangga RI
BERITABALI.COM, DUNIA.
Lebih dari 670 orang diduga tewas usai tanah longsor besar menerjang sebuah desa di Papua Nugini pada Jumat (24/5) dini hari lalu.
Desa di lereng bukit Provinsi Enga hancur total, usai tanah longsor menimbun sejumlah rumah dan orang-orang yang tengah tidur saat bencana terjadi.
"Diperkirakan ada lebih dari 150 rumah yang terkubur. Sementara lebih dari 670 orang diperkirakan tewas," kata perwakilan badan migrasi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), Serhan Aktoprak, dikutip AFP.
"Situasinya sangat buruk karena tanah masih longsor. Air mengalir dan ini menimbulkan risiko besar bagi semua orang," imbuhnya.
Pengiriman bantuan ke zona bencana juga sulit dan diperparah dengan kondisi jalan yang rusak, medan yang terjal, hingga konflik antarsuku di wilayah itu.
"Situasinya sungguh mengerikan, masyarakat terkejut dan trauma," kata seorang pekerja bantuan, Omer Mahmud.
Badan-badan bantuan dan pejabat setempat awalnya khawatir antara 100 sampai 300 orang tewas di bawah timbunan lumpur dan puing-puing. Namun jumlah korban justru diduga akan bertambah usai mendata ulang warga di lokasi bencana.
Jumlah korban diperkirakan akan semakin bertambah dalam beberapa hari ke depan, karena proses evakuasi masih terus dilakukan.
Desa di sisi Gunung Mungalo ini merupakan rumah bagi sekitar lebih dari 4.000 orang. Lokasi ini menjadi pos perdagangan bagi para penambang yang mendulang emas di dataran tinggi.
"Ini pos dagang. Masyarakat datang dari dekat dan jauh untuk melakukan penambangan, kemudian datang ke tempat ini untuk berdagang," ungkap Presiden Kamar Dagang dan Industri Porgera, Nickson Pakea.
Tragedi ini menuai perhatian dunia, termasuk Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Presiden Amerika Serikat Joe Biden.
Macron menyatakan Prancis siap berkontribusi untuk memberi bantuan dan rekonstruksi bagi Papua Nugini. Sementara itu Biden juga menyatakan kesediaan negaranya untuk membantu. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5846 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4600 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2566 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2209 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2194 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan