Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Perkembangan AI Melesat, SDM akan Terkoreksi, Namun Tumbuh Peluang Baru

Road to Seminar Artificial Intelligence (AI): Penerapan AI pada Industri dan Pemerintah di Bali

Sabtu, 8 Juni 2024, 22:19 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Perkembangan AI Melesat, SDM akan Terkoreksi, Namun Tumbuh Peluang Baru.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan mulai melesat tahun 2023 dan mengejutkan banyak pihak. Bahkan, dengan perkembangan data dan sains yang ada menjadikan tahun ini sebagai tahun AI.

Demikian dikatakan CEO PT Inovasi Solusi Nusantara (Bamboomedia), I Wayan Satya Dharmawan S,Kom belum lama ini menjelang Seminar Artificial Intelligence (AI): Penerapan AI pada Industri dan Pemerintah di Bali pada 15 Juni 2024 mendatang di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali, Serangan, Denpasar.

Menurutnya, perkembangan AI mulai muncul dan mengejutkan banyak pihak karena sangat pesat, banyak yang tidak menyangka akan seperti sekarang perkembangannya. Terlebih, saat ini sudah banyak merambah mulai dari ChatGPT, membuat image creator, video creator bahkan music creator.

"Untuk AI music creator bahkan bisa sampai ke lagu, jadi kita tinggal berikan form, misal buatkan saya lagu, dan itu benar - benar jadi lagu. Begitu juga untuk image, kita tinggal ngasih clue dan image yang dihasilkan benar benar original," kata Wayan yang juga menjadi salah satu narasumber dalam seminar AI. 

Kedepan, kata dia, AI juga berpotensi merambah ke semua bidang. Tentu dampak tak terhindarkan nantinya ada pengurangan SDM yang memamg dirasa jumlahnya mulai bisa dikoreksi. Dari sini, kata dia, SDM yang akan bertahan yaitu mereka yang memang ahli dan spesialisasi di bidangnya.

Dengan keberadaan AI ini ke depan tentu juga akan menciptakan peluang kerja, namun tantangannya lebih ke keahlian untuk mampu melihat pemanfaatan AI atau semacam operator AI. Karena, imbuhnya prinsipnya hampir sama seperti sebuah perangkat baru membutuhkan orang untuk menggunakannya. 

"Jadi peluang itu ada, bagaimana kita bisa memanfaatkan AI di industri dimana kita kerja," pungkasnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/krs



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami