Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 30 Juni 2026
Jelang Tumpek Landep, Layanan Cuci Motor Lapas Tabanan Kebanjiran Pelanggan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Menjelang Hari Raya Tumpek Landep, pada Sabtu, (27/7) layanan cuci motor yang dikelola Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan ramai didatangi oleh pelanggan.
Puluhan pelanggan memanfaatkan layanan ini. Tumpek Landep sendiri merupakan Hari Raya Umat Hindu yang dilaksanakan setiap 6 (enam) bulan sekali.
Tumpek Landep sejatinya merupakan Upacara Yadnya terhadap semua jenis alat yang tajam serta memohon kepada Bhatara Siwa dan Sang Hyang Pasupati agar semua alat atau senjata tetap bertuah. Tumpek Landep juga memiliki tujuan untuk memohon ketajaman pikiran sehingga menjadi orang yang berguna serta memiliki pikiran yang suci dan bersih.
Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/ Anak Didik dan Kegiatan Kerja, Agung Wisnuputra Dalem mengatakan bahwa layanan cuci motor ini merupakan asimilasi yaitu proses pembinaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
“Asimilasi cuci motor ini bertujuan untuk membaurkan Warga Binaan dengan Masyarakat tetapi tentunya setelah dilaksanakan sidang tim pengamat pemasyarakatan serta WBP yang diberi kesempatan untuk melaksanakan asimilasi ini telah memenuhi syarat,” jelasnya.
Kepala Lapas Kelas IIB Tabanan Muhamad Kameily mengatakan, di Lapas Tabanan terdapat banyak kegiatan pembinaan baik pembinaan kepribadian maupun pembinaan kemandirian.
“Salah satu pembinaan kemandirian yang kami selenggarakan yaitu asimilasi cuci motor. Kami membekali Warga Binaan dengan skill atau keterampilan sehingga pada saat reintegrasi dengan masyarakat, mereka mempunyai bekal setelah bebas dari Lapas,” terang Muhamad Kameily.
Salah seorang pelanggan, Putu mengungkapkan bahwa ini merupakan pertama kalinya ia memanfaatkan layanan cuci motor Lapas Tabanan menjelang Tumpek Landep.
“Saya pikir Lapas itu menyeramkan tetapi ternyata tidak. Dengan layanan cuci motor yang dilakukan oleh Napi itu menunjukkan stigma positif bahwa orang-orang yang masuk ke Lapas dapat berubah dan menjadi orang yang lebih baik,” ujarnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun