Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 6 Mei 2026
Sikapi Aksi Anak Bule Kocong Tanpa Baju, KPAD Bali Bersurat ke Gianyar
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Bocah warga Rusia inisial AK yang sering bermain tanpa baju di seputaran Desa Peliatan, Kecamatan Ubud, banyak membuat ulah dan meresahkan.
Ia beberapa kali membawa sabit dan mengambil kelapa. Terbaru, dia terlihat membantu tukang bangunan mengangkut pasir. Aksinya viral di media sosial dengan berbagai tanggapan.
Terkait aksi anak bule itu, ditanggapi dalam rapat yang digelar oleh Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Provinsi Bali. Usai rapat, KPAD Bali telah menerbitkan surat pada Senin (29/7) yang ditujukan kepada Dinas P3P2AB Kabupaten Gianyar
Komisioner KPAD Bali Bidang Pendidikan, Made Ariasa menyatakan KPAD provinsi memohon kepada Dinas P3P2AB Kabupaten Gianyar berkoordinasi dengan pihak terkait atau dinas/instansi terkait untuk mengambil langkah yang diperlukan.
"Melakukan pembinaan dan edukasi kepada keluarga atau orang tua anak," ujarnya.
Komisioner asal Desa Mas itu berharap, dari surat KPAD Bali bisa diambil tindakan sesuai aturan yang berlaku. "Termasuk aturan terkait perlindungan anak," ungkapnya.
Lebih lanjut dikatakan, setelah menyurati instansi terkait, Ariasa mengaku telah mendapatkan informasi dari aparat. "Bahwa sudah tertangani tiga bulan lalu dan orang tuanya sudah diingatkan terkait dengan risiko dan harus mengawasi si anak dan mencegah terulang lagi," ungkapnya.
Aksi Kocong ini memang perlu diperhatikan. Jangan sampai malah ditiru oleh anak lain.
"Semoga betul tak terulang lagi," tutup dia.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 518 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 404 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 398 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik