Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 19 Juni 2026
Viral Pesta Ulang Tahun dengan Menu Daging Anjing di Tabanan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Sebuah unggahan di media sosial yang menunjukkan penggerebekan sebuah acara pesta yang sajiannya menggunakan daging anjing viral di media sosial. Kejadian ini terjadi di salah satu tempat kost di Desa Sudimara, Tabanan.
Komunitas pecinta anjing bernama Bali Dog Guardians bersama Polsek Tabanan melakukan penggerebekan di salah satu rumah di wilayah Desa Sudimara, Kecamatan Tabanan, Tabanan.
Pemerhati hewan, Tio Russ saat di konfirmasi membenarkan adanya penggerebekan oleh pihaknya dan Polsek Tabanan. "Iya betul," kata Tio Russ, Senin (9/9).
Dalam video yang berjudul 'Penggerebekan Pesta Ulang Tahun Dengan Menu Daging Anjing!' lantas menghebohkan warga, tak terkecuali pecinta anjing. Tio Russ mengatakan, kejadian itu terjadi pada Sabtu (7/9). Ia dan rekan-rekan sesama aktivis pencinta anjing mendapat informasi adanya pesta disalah satu tempat tinggal dengan menu daging anjing.
"Saya dan tim yang grebek mereka sabtu kemarin. Sabtu siang dapat laporan dari salah seorang warga Sudimara. Sore saya dan team BDG (Bali Dog Guardians) meluncur," jelasnya.
Tio Russ dan petugas Polsek Tabanan sempat berdiskusi dengan warga yang membuat pesta tersebut. Kepada detikBali, pemilik tempat sempat meminta damai, namun Tio dan tim menolak serta meminta kasusnya untuk di proses lebih lanjut.
Sementara itu, Kapolsek Tabanan Kompol I Nyoman Sumantara membenarkan kabar tersebut. Kini kasusnya masih di dalami lebih lanjut, apakah masuk unsur pidana atau tidak.
"Masih didalami, apakah ada unsur pidananya. Laporan penyiksaan anjing. Untuk kronologis jelas, masih kami kumpulkan keterangan," ujar Sumantara.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun